Berita

Evita Nursanty/Net

Politik

Terlalu Dini Hubungkan Bom Kampung Melayu Dengan Manchester

KAMIS, 25 MEI 2017 | 18:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bom Kampung Melayu pada Rabu (24/5) malam terjadi tidak lama berselang dengan aksi serupa di Manchester, Inggris dan Marawi, Filipina.

Namun begitu, anggota Komisi I DPR RI Evita Nursanty menegaskan bahwa terlalu dini untuk mengaitkan insiden ini berhubungan satu sama lain.

"Kejadian di Terminal Kampung Melayu ini telat sehari dari yang terjadi di negara lain, apakah ada hubungan? Kita tidak tahu," ujarnya seperti keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (25/5).


Untuk itu, politisi PDIP ini mendesak agar ada pengusutan yang tuntas sehingga semua motif maupun pelaku di balik layar bom ini bisa terungkap.

Pasalnya, insiden ini masih menyimpan banyak tanya. Seperti alasan bom diledakkan di tempat terpencil di dekat toilet. Termasuk dugaan bahwa peneror menarget polisi, tapi di satu sisi meledakkan bom itu di fasilitas umum.

"Ini harus diusut tuntas, termasuk siapa di belakangnya. Seperti kata Pak Presiden harus dibongkar karena ini sudah sangat keterlaluan," sambung Evita.

"Para elite, para tokoh masyarakat mari kita dukung BIN juga Polri dan aparatur lain. Teroris musuh kita bersama, kita harus memberikan kontribusi agar kejadian teror tidak terulang kembali," pungkasnya.

Adapun Bom di Manchester, Inggris terjadi pada saat konser Ariana Grande berakhir pada Senin (22/5). Sementara sehari berselang, pada (23/5) bom terjadi di Marawi, Filipina. Kedua insiden ini sama-sama diklaim oleh ISIS. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya