Berita

Anggawira bersama Tim Sukses Anies-Sandi/Dok

Politik

Timses Anies-Sandi Paparkan Program OK OCE Di Universitas Ehime Jepang

KAMIS, 25 MEI 2017 | 18:22 WIB | LAPORAN:

Tim Pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sekaligus Co Founder OK OCE Acadedmy, Anggawira diundang menjadi pembicara dalam 'SIACA Discussion PPI Ehime' di Universitas Ehime Matsuyama, Jepang.

Dalam kesempatan tersebut, Anggawira diminta untuk memaparkan program OK OCE (One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship) yang merupakan hasil gagasan dari Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies - Sandi.

"Program OK OCE merupakan gerakan dan instrumen untuk menciptakan keadilan dan mempersempit kesenjangan sosial di Jakarta,"  ujar Anggawira di Ehime University, Jepang, sebagaimana rilis yang diterima redaksi, Kamis (25/5).


Di hadapan peserta diskusi Anggawira menerangkan bahwa program yang telah berdiri sejak 2016 silam ini bertujuan untuk mencetak wirausaha baru di DKI Jakarta sehingga dapat memangkas angka pengangguran, serta mendorong pemerataan ekonomi melalui kolaborasi dan partisipasi masyrakat dengan berbasis teknologi informasi

"Kami berupaya dan berkomitmen agar pengusaha kelas menengah hingga bawah dapat bersaing sehingga mampu membuka lapangan kerja baru di Jakarta. Target kami adalah untuk mencetak sebanyak 200 ribu pengusaha baru," papar Anggawira.

Saat ini, lanjut Anggawira peserta progress OK OCE telah mencapai 12 ribu orang. Setiap peserta akan mendapatkan mentoring usaha, pelatihan, hingga akses bantuan permodalan usaha.

Menurut dia, pelaksanaan program ini tidak lepas dari sinergi yang dilakukan timnya dengan sejumlah jaringan perusahaan, investor, dan komunitas-komunitas bisnis di Jakarta.

"Ke depannya kita berharap agar program ini bisa diimplementasikan di seluruh daerah," jelas Ketua BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Bidang Organisasi tersebut.[wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya