Berita

Pasukan Filipina/Reuters

Global

Rebut Kembali Kota Dari Militan, Filipina Kerahkan Helikopter Serang

KAMIS, 25 MEI 2017 | 16:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Filipina mengerahkan sekitar 100 tentara, termasuk pasukan khusus terlatih AS dengan helikopter serang untuk menggempur wilayah persembunyian kelompok militan kelompok Maute di Marawihari ini (Kamis, 25/5).

Mereka berupaya untuk merebut kembali bangunan dan jalan-jalan di sebagian besar Kota Marawi yang dipegang oleh militan Maute, yang telah berjanji setia kepada kelompok militan ISIS.

Akibat misi tersebut, puluhan orang tewas.


Ribuan orang melarikan diri saat pemberontak merebut sebagian besar kota dan membakar bangunan dalam pertempuran dengan pasukan pemerintah yang meletus pada awal pekan ini.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte memberlakukan darurat militer pada Mindanao yang miskin, pulau terbesar kedua di negara itu, untuk mencegah penyebaran ekstremisme setelah pemberontak Maute mengamuk melalui kota berpenduduk 200.000 orang tersebut.

Sedikitnya 21 orang terbunuh sejak saat itu. Para pemimpin agama juga menuduh pemberontak menggunakan orang Kristen, disandera selama pertempuran, sebagai tameng manusia.

"Kami menghadapi kemungkinan 30 sampai 40 yang tersisa dari kelompok teroris setempat," kata Jo-Ar Herrera, juru bicara Resimen Infantri Pertama militer.

"Militer sedang melakukan operasi pembedahan yang tepat," sambungnya seperti dimuat Reuters.

Militer mengirim dua helikopter dengan senapan mesin untuk memadamkan pemberontak dan mengendalikan jembatan tersebut, satu dari tiga operasi di kota tersebut.

Truk dikirim untuk mengevakuasi warga sipil yang tersisa. Sebanyak tujuh tentara pemerintah, 13 militan dan satu warga sipil tewas sejak Selasa, kata Herrera. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya