Berita

Jusuf Kalla/net

Pertahanan

BOM KAMPUNG MELAYU

JK: Potensi Ancaman Teror Di Indonesia Masih Ada

KAMIS, 25 MEI 2017 | 15:22 WIB | LAPORAN:

Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan tragedi bom Kampung Melayu menjadi peringatan bahwa potensi teroris di Indonesia masih ada.

"Potensi teroris di Indonesia masih ada. Oleh karena itu harus tetap berhati-hati dan waspada. Masyarakat harus bekerjasama apabila melihat ada kelainan harus melaporkan ke aparat, polisi atau tentara," kata JK kepada wartawan di kediamannya, Makassar, Kamis (25/5).

Menurut JK, aksi teror memang sedang mendunia. Sebelum di Kampung Melayu, bom bunuh diri juga terjadi di Manchester, Inggris. Untuk itu JK meminta agar semua pihak meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, JK mengatakan agar semua pihak harus berpatisipasi demi terciptanya kembali situasi kondusif.


"Kepolisian harus lebih aktif, tapi tak akan mungkin tanpa partisipasi masyarakat. Jika ada yang mencurigakan, segera laporkan. Selalu waspada," ujar JK.

Lebih lanjut, JK pun menyatakan rasa belasungkawa atas korban musibah ledakan bom Kampung Melayu.

"Pemerintah menyatakan belasungkawa atas tewasnya anggota kepolisian yang menjalankan tugas, dan juga korban lainnya," demikian JK.[san]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya