Berita

M Firmansyah Arifin/net

Hukum

Dirut PT PAL Kembali Diperiksa KPK Untuk Kasus Suap Kapal Perang

RABU, 24 MEI 2017 | 13:38 WIB | LAPORAN:

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil Direktur Utama PT PAL‎ Indonesia (Persero), M Firmansyah Arifin untuk dimintai keterangan atas tersangka Arief Cahyana. Keduanya merupakan tersangka kasus suap pengadaan kapal perang PT PAL kepada pemerintah Filipina tahun 2014-2017.

"Hari ini tersangka MFA mejalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka CA," ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah ketika dikonfirmasi di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (24/5).

Firmansyah tiba di Gedung KPK pukul 13.10 WIB diantarkan mobil tahanan. Ia turut ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 30 Maret 2017 lalu. KPK melakukan OTT didua tempat, Jakarta dan Surabaya.


Dalam penangkapan di Jakarta, penyidik mengamankan 10 orang. Sementara di Surabaya ada 7 orang. Setelah diperiksa, penyidik menetapkan empat orang tersangka.

Selain Firmansyah dan Arief tersangka lainnya ialah, Direktur Keuangan PT PAL‎ Indonesia Saiful Anwar dan agency dari AS Incorporation Agus Nugroho yang diduga sebagai perantara Kementerian Pertahanan Filipina dalam pembelian kapal perang.

Menurut Febri, hingga saat ini penyidik masih mendalami ‎proses dan mekanisme persetujuan fee agency antara PT PAL dengan Ashanti Inc.

"Penyidik KPK mendalami pengetahuan para saksi atas proyek kapal SSV dan hubungan kontrak dengan Ashanti Inc (Agency Inc, perantara)," tambah Febri.

Selain di Jakarta, KPK juga melakukan pemeriksaan di Surabaya, Jawa Timur. KPK telah mengamankan 25 ribu dolar AS dari tersangka Arief. Uang itu diduga pemberian fee dari agency AS Incorporation untuk Arief, Firmansyah dan Saiful Anwar atas penjualan dua kapal perang produksi PT PAL Indonesia.[san]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya