Berita

Hukum

Portal Berita Ini Terancam Dilaporkan FPI Ke Polisi

RABU, 24 MEI 2017 | 12:30 WIB | LAPORAN:

Front Pembela Islam (FPI) berencana melaporkan sebuah portal berita atas tudingan publikasi dan viralnya video fitnah Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya (PMJ).

"(Media online yang dilaporkan) Geriliyapolitik.com. Ada postingan," beber anggota tim kuasa hukum FPI, Kapitra Ampera saat dikonfirmasi, Rabu (24/5).

Namun, saat ditanyakan rencana laporan tersebut akan diajukan, Kapitra belum dapat memastikan. Menurutnya, pihak FPI masih mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk membuat laporan polisi.


"Oh banyak dong (bukti-bukti yang akan dilaporkan).  lagi di data nih. Ini masih dikumpulkan dulu," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapitra menegaskan akan menempuh langkah hukum untuk menegakkan keadilan. Khususnya, terkait kasus dugaan fitnah chat mesum antara Rizeq dan seorang wanita bernama Firza Husein.

"Kami telah sampaikan ini semua ke ormas Islam dan tokoh Islam untuk ambil sikap yang tegas dan jelas. Yaitu, memakai jalur konstitusional dan hukum yang berlaku," kata Kapitra, Selasa (23/5) malam.

Selain media online tersebut, pihak FPI juga telah mengantongi dua nama yang diduga sebagai pelaku penyebaran fitnah percakapan (chat) mesum antara Rizieq dan seorang wanita bernama Firza Husein.

Kedua orang yang akan dilaporkan terkait kasus tersebut, adalah Philips Joeng (PJ) dan Denny Siregar (DS).[wid]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya