Berita

Hukum

Mahasiswa Ke KPK, Tuntut Sita Aset Sjamsul Nursalim

SELASA, 23 MEI 2017 | 17:56 WIB | LAPORAN:

Ratusan mahasiswa mengelar aksi di depang Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendesak Agus Rahardjo menangkap Sjamsul Nursalim.

Nursalim adalah pihak yang bertangung jawab atas kerugian negara sebesar Rp3,7 triliun terkait kasus penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Massa yang menamakan diri Mahasiswa Melawan Mega Koruptor BLBI meminta KPK menyita aset-aset taipan yang diduga masih berdiam di Singapura itu.


"Kami terus mendorong dan mengawal KPK untuk tetap tegak lurus membongkar perampokan dan pencucian dana BLBI Sjamsul Nursalim tanpa pandang bulu sedikitpun, karena memang di mata hukum semua adalah sama," ujar kordinator aksi, Agus Harta, di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (23/5).

Harta menjelaskan, langkah kongkalikong Sjamsul Nursalim untuk meraup keuntungan bukan hanya terjadi dalam kasus BLBI. Sjamsul juga diduga ikut berperan dalam sengketa tanah Kav. 63 Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, antara PT. Harangganjang dengan PT. Graha Metropolitan Nuansa (GMN) melalui Artalita Suryani alias Ayin selaku Direktur Utama PT GMN.

"Tanah di kavling tersebut secara kepastian hukum milik PT. Harangganjang, yang telah memperoleh SIPPT (Surat Izin Penunjukan Pengunaan Tanah) dan putusan perkara perdata peninjauan kembali nomor 169 PK/Pdt/2008 yang menegaskan PT. Harangganjang adalah pemilik yang sah. Bahwa PT. GMN terbukti telah menyerobot sebidang tanah di kavling 63 di Jalan Jenderal Sudirman seluas 5.236 meter," ujar Agus.

Sejurus dengan hal tersebut, Agus juga meminta KPK untuk menelisik indikasi kongkalikong Sjamsul melalui anak buah Ayin dalam sengketa tanah yang telah berlangsung selama 19 tahun itu. Terlebih penyidik pernah memanggil Ayin untuk diperiksa dalam kasus BLBI dengan tersangka mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung.

"Untuk itu kami meminta KPK untuk segera melakukan sita jaminan atas aset-aset milik Syamsul Nursalim yang dikelola oleh kaki tangannya seperti PT. Mitra Adi Perkasa Tbk, tanah seluas 5.236 meter milik PT. Harangganjang yang telah diserobot oleh PT. GMN milik Sjamsul Nursalim yang dikelola oleh Boyke Gozali dan Ayin. PT. Gajah Tunggal Ban," tutup Agus.

Ratusan mahasiswa ini berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Jakarta. Di antaranya dari Universitas Negeri Jakarta, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Universitas Bung Karno, Universitas Jayabaya serta Universitas Muhammadiyah Jakarta. [ald]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya