Berita

Net

Hukum

Patrialis Akbar Siap Jalani Sidang

SELASA, 23 MEI 2017 | 16:17 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas tersangka Patrialis Akbar dan Kamaluddin ke jaksa penuntut umum. Dalam kasus suap hakim Mahkamah Konstitusi terkait uji materi Undang-Undang 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

"Benar, untuk dua orang tersangka dalam kasus indikasi suap terhadap hakim MK terkait perkara judicial review hari ini direncanakan dilakukan pelimpahan tahap dua. Penyidik akan menyerahkan tersangka dan berkas ke penuntutan," jelas Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jakarta, Selasa (23/5).

Menurutnya, dalam waktu dekat persidangan akan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta.


"Disusun dulu dakwaannya dan didaftarkan ke pengadilan untuk menunggu jadwal sidang. Tahapannya belum dakwaan," tambah Febri.

Patrialis Akbar sendiri mengaku siap untuk menjalani proses persidangan.

"Mesti harus siap. Insya Allah sudah siap," ujarnya usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK.
 
Diektahui, Patrialis terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Grand Indonesia bersama seorang wanita. Mantan menteri hukum dan HAM itu diduga menerima suap dari Basuki Hariman dan NG Fenny terkait uji materi undang-undang. Sedangkan Kamaluddin diketahui sebagai perantara suap.

Basuki merupakan bos dari20 perusahaan impor daging, sedangkan NGF adalah sekretarisnya. Basuki menjanjikan Patrialis uang sebesar USD 20 ribu dan SGD 200 ribu. Diduga uang tersebut merupakan penerimaan ketiga setelah sebelumnya juga ada pemberian suap. [wah]  

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya