Berita

Novel Baswedan/Net

Hukum

Kombes Argo: Kami Kesulitan Tangkap Pelaku Teror Novel

SELASA, 23 MEI 2017 | 10:42 WIB | LAPORAN:

Hingga kini belum ada tanda-tanda pelaku teror air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, akan ditangkap.

Padahal, sudah 52 saksi yang diperiksa polisi dalam kasus tersebut.

"Sudah 52 (saksi yang diperiksa). Yang mengarah ke pelaku seperti yang melihat wajahnya, itu belum ada," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Komisaris Besar Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Selasa (23/5).


Argo menjelaskan, beberapa kendala yang dialami kepolisian, seperti minimnya petunjuk dan bukti di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Apalagi, pelaku mengenakan helm saat melancarkan aksinya.

"Kami masih kesulitan sekali. Pelaku menggunakan helm. Wajahnya tertutup. Kami masih berupaya untuk mencari tahu," terang Argo.

Argo juga mengatakan, penyidik PMJ masih menunggu Novel pulang ke Indonesia untuk dimintai keterangannya. Saat ini, Novel masih menjalani perawatan pada kedua matanya yang terluka di Singapura.

"Kan dokter belum ngizinin (pulang). Masak kami periksa. Semoga sembuh, kalau pulang ke Indonesia lebih bagus lagi," pungkasnya.

Sebelumnya, pihak PMJ sempat mengamankan tiga orang yang diduga terlibat kasus tersebut. Antara lain, H, M, AL. Pekan lalu, polisi juga menangkap Mico Panji Tirtayasa. Namun empat orang tersebut akhirnya dilepas karena tidak cukup bukti untuk menetapkan mereka sebagai tersangka.

Seperti diketahui, Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal usai salat Subuh di masjid dekat rumahnya, Jalan Deposito T8, RT 3/10, Kelapa Gading, Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, 11 April lalu.[wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya