Berita

Politik

Megawati Terima Anugerah Bhinneka Tunggal Ika Award 2017

SELASA, 23 MEI 2017 | 00:09 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden Republik Indonesia ke-5 yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menerima penganugerahan Bhinneka Tunggal Ika Award tahun 2017 dari Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) bekerja sama dengan Kantor Berita Antara.
 
Wakil Sekjen PDIP Ahmad Basarah yang mewakili Megawati menerima award yang diserahkan Direktur Utama LKBN Antara Medyatama Suryodiningrat di gedung Wisma Antara, Senin, (22/5).
 
Selain Megawati, ada sembilan orang lagi tokoh-tokoh nasional yang menerima Award, antara lain: Ketua DPD RI Oesman Sapta, Kepala BIN Budi Gunawan, Kapolri Tito Karnavian, Sinta Nuriyah Wahid, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, Buya Syafii Maarif.


Ahmad Basarah mengatakan Megawati mengucapkan terima kasih kepada LPI yang telah memberikan award sebagai tokoh yang konsisten menjaga Bhinneka Tunggal Ika.
 
“Namun yang terpenting bukanlah award yang diberikan tetapi semangat untuk terus menggalang persatuan nasional menghadapi tantangan kebangsaan yang nyata di depan mata kita yang harus terus digelorakan,” ujar Basarah.

"Ibu Megawati berpesan agar semua komponen bangsa Indonesia yang cinta persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia harus terus berbuat sesuatu dan tidak tinggal diam menghadapi mereka yang dengan sengaja ingin menghancurkan bangsa Indonesia," lanjut Basarah.

Menurut Direktur LPI, Boni Hargens, para tokoh yang mendapatkan anugerah Bhinneka Tunggal Ika Award tersebut adalah sosok yang telah dinilai oleh Tim Juri dan pendalaman dan diskusi Focus Group Discussion (FGD) sebagai tokoh yang konsisten untuk menjaga merawat dan mengamalkan prinsip-prinsip negara kebangsaan yang berdasarkan Pancasila.
 
"Bu Mega adalah tokoh nasional yang pertama dan dinilai paling gigih memperjuangkan dan mempertahankan prinsip Bhinneka Tunggal Ika," katanya. [ysa]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya