Berita

Politik

Antusiasme Gatot Jadi Capres Menggema Di Rapimnas Golkar

SENIN, 22 MEI 2017 | 23:31 WIB | LAPORAN:

Tepuk tangan riuh dan teriakan sebagai calon presiden menggema dari peserta Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar untuk Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo usai menyampaikan pidato pembukaan.

Respon positif, antusiasme, dan seruan peserta Rapimnas II Golkar harus menjadi perhatian dari para elite partai di tingkat pusat.

"Elite Partai Golkar harus membaca apa yang terjadi hari ini. Semangat dan antusiasme peserta rapimnas terhadap Jenderal Gatot Nurmantyo adalah representasi kader akar rumput yang jujur tidak bisa dipaksa dan dihalangi," jelas Samsul Hidayat, fungsionaris DPP Golkar asal Jawa Barat di Novotel Hotel, Balikpapan, Kalimantan Timur (Senin, 22/5).


Menurutnya, aspirasi kalangan akar rumput Golkar jangan dipaksakan untuk tunduk pada hasil musyawarah nasional di Bali yang telah memutuskan mengusung kembali Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

"Yang di Bali itu kan aspirasi segelintir elite partai yang tunduk terhadap skenario the man behind, karena saling melindungi kepentingan," beber Samsul.

Dia menyatakan bahwa Golkar hari ini tersandera oleh Jokowi dan segelintir elitenya. Maka apabila DPP Golkar tetap memaksakan kehendak untuk mengusung Jokowi berarti harus siap menghadapi gelombang pembangkangan yang luar biasa dari para kader.

Samsul menjelaskan, banyak mekanisme yang dapat membatalkan keputusan munas. Karena itu, elite Golkar harus dapat mendengarkan suara kader dengan jujur, dan membebaskan kader memilih dengan suara hati tentang siapa pemimpin Indonesia mendatang.

"Jokowi dicapreskan Golkar sejak munas di Bali 2016. Tapi satu kalimat pun dalam kesempatan apapun Jokowi belum pernah mengakuinya dan merasa dicapreskan Golkar. Harga diri partai sangat tergadai sekali. Rakyat dan kader Golkar sangat percaya kepada TNI, dan Jenderal Gatot Nurmantyo adalah figur alternatif yang saat ini selalu di depan menjaga kesatuan NKRI. Juga sangat bersahabat dengan rakyat," demikian Samsul. [wah] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya