Berita

Politik

PDIP Klaim Bebas Mahar Ikut Penjaringan Bacalon Walikota Bandung

SENIN, 22 MEI 2017 | 10:44 WIB

DPC PDI Perjuangan Kota Bandung mulai melakukan penjaringan bakal calon (balon) walikota untuk persiapan Pilwalkot Bandung 2018.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC PDI-P Bandung Paul Harol mengatakan, penjaringan dilakukan sejak tanggal 20 Mei sampai dengan 6 Juni 2017.

"Bagi kita dalam pendaftaran balon walikota dan wakil walikota itu terbuka untuk umum. Entah itu berasal dari kader, akademisi, pengusaha, dan tokoh masyarakat dapat mendaftar melalui kendaraan PDIP," katanya seperti dimuat RMOLJabar.Com, Senin (22/5).


Paul menegaskan, penjaringan balon walikota Bandung melalui PDIP tidak dikenakan mahar sama sekali. Ia menampik isu mahar Rp 20 juta.

"Pembiayaan itu sesungguhnya hanya sederhana saja, nanti ketika survei itu diharapkan semua nalon berpartisipasi dalam membiaya itu. Bagi PDIP nggak ada mahar-maharan," tegasnya.

Kemudian, persyaratan yang paling mendasar dalam penjaringan balon yaitu berkaitan administratif, seperti ijazah dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

"Tentu harus berijazah, berkelakuan baik, tidak terlibat hukum dibuktikan dengan keterangan dari aparatur hukum," terangnya.

Paul menambahkan, dalam penjaringan ini bisa diikuti oleh siapapun dan dari latar belakang apapun.

"Kepada seluruh warga masyarakat Kota Bandung, dari latar belakang apa pun yang bersedia berjuang untuk mensejahterakan masyarakat Bandung, silakan mendaftar melalui kendaraan PDI-Perjuangan," ajak Paul.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya