Berita

Blitz

Jatuh Cinta Pada Apel Malang, Ini Yang Dilakukan Farah Quinn

MINGGU, 21 MEI 2017 | 23:56 WIB | LAPORAN:

Farah Quinn mengaku jatuh cinta pada apel Malang. Menurutnya, apel Malang memiliki tekstur khas sehingga terkesan renyah ketika digigit.

Rasa jatuh cinta Farah itu membuatnya memulai bisnis kuliner berbentuk oleh-oleh khas dari Malang.

Farah mengatakan ada dua jenis oleh-oleh yang diproduksi. Pertama adalah oleh-oleh khas jenis bolu bernama Queen Apple.


Kedua adalah kue berlapis yang diberi nama Queen Strudle. Queen Apple terdiri dari tiga varian yaitu cokelat, kayu manis, dan keju. Sedangkan Queen Strudle hanya rasa apel.

"Semuanya kami buat dari apel Batu danMalang. Khas hasil bumi di sini," kata Farah kepada wartawan usai lanching, Minggu (21/5)

Farah mengaku mengonsep sendiri roti yang dibuat. Ia sudah melewati berbagai proses percobaan. Selama percobaan itu, Farah mengatakan berulang kali menemui kegagalan sebelum akhirnya menemukan varian rasa yang tepat.

Faktor lainnya Farah memilih Malang Raya sebagai tempat penjualan adalah karenaMalang Raya menjadi tempat rujukan wisata banyak orang. Dengan hadirnya bisnis kuliner, Farah juga berharap bisa mengangkat potensi pertanian dan lowongan kerja di Kota Batu.

Farah mengatakan kue olahannya berbeda dengan kebanyakan kue yang saat ini menjadi oleh-oleh khas. Kekhasan itu terletak pada potongan apel yang lebih besar dan juga tekstur yang renyah.

Di tempat yang sama, Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko menyambut baik bisnis Farah di Malang Raya dan Kota Batu khususnya.

Senada dengan Farah, kehadirian bisnis baru itu diharapkan bisa menaikkan pamor Kota Batu dan membuka peluang kerja.

"Selain itu bisa memanfaatkan hasil pertanian yang ada di Kota Batu sehingga petani ikut merasakan dampaknya," ujar Eddy.

Saat ini ada tiga outlet yang menjual Queen Apple dan Queen Strudle. Semuanya tersebar di Malang Raya. Ke depannya, Farah mengatakan tidak menutup kemungkinan membuka lebih banyak outlet. [zul]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya