Berita

Politik

Pelaku Usaha Dukung Menhub Amankan Pelabuhan

MINGGU, 21 MEI 2017 | 20:06 WIB | LAPORAN:

Surat edaran Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub No. UM.003/38/19/DJPL-17 tanggal 15 Mei 2017 tentang Hubungan Peningkatan Pengawasan dan Penjagaan Dalam Rangka Pengamanan Objek Vital Nasional di Lingkungan Ditjen Perhubungan Laut disambut positif kalangan pelaku usaha.

Wakil Ketua Kadin Jakarta Utara, Sudirman Abdullah mengapresiasi ketegasan Kementerian Perhubungan dalam menciptakan pelabuhan yang kondusif dan aman untuk mendukung perekonomian nasional.

"Pelabuhan itu objek vital. Sudah seharusnya pelabuhan aman dari gangguan, apalagi program besar pemerintahan Joko Widodo lebih menitikberatkan aktivitas maritim," katanya.


Lanjut Sudirman, gangguan pelabuhan yang menghambat jalannya bisnis itu banyak, namun yang paling sering itu justru datang dari aktivitas protes pekerja lewat demonstasi dan mogok.

"Kalau sudah demo apalagi mogok, barang kami akan terlambat masuk karena waktu yang dibutuhkan semakin lama. Ini jelas merugikan kami dan menambah dwelling time," keluhnya.

Pada prinsipnya, kata Sudirman, pihaknya menghargai aksi protes dari pekerja. Itu hak yang dilindungi oleh negara.

"Tapi ya harus ikut aturan. Aksi protes pekerja pelabuhan aturannya tetap tak boleh di dalam pelabuhan, di luar pelabuhan dengan radius tertentu boleh," tambahnya.

Seperti yang dilakukan serikat pekerja JICT kemarin misalnya, dinilainya tidak pantas demo dengan menyegel ruangan para direksi kemudian mengancam akan mogok hanya karena tuntutan bonus dan kesejahteraan.

"Mereka itu pekerja yang paling sejahtera. Kabarnya kesejahteraan mereka itu jauh diatas Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta. Hampir tiap tahun meningkat. Hak normatif telah lama terpenuhi. Harusnya lebih menunjukkan komitmen dan kinerja yang terbaik untuk ekonomi daerah dan nasional bukan sebaliknya," tutupnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya