Berita

Setya Novanto/Net

Politik

Setya Novanto Targetkan Golkar Menang 60 Persen Di Pilkada 2018

MINGGU, 21 MEI 2017 | 18:44 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menegaskan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar 2017, merupakan agenda penting dalam mensukseskan Pilkada 2018 mendatang. Tak hanya itu, dalam Rapimnas ini juga menggodok strategi partai dalam memenangkan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

Menurut Novanto, kemenangan 53 persen Pilkada 2017 lalu tidak menjadikan partai berlambang pohon beringin itu puas. Dirinya ingin dalam Pilkada 2018 mendatang, Partai Golkar bisa memenangkan 60 persen kursi kepala daerah.

"Tentu di Rapimnas ini akan dibahas langkah dan stateginya. Kita lakukan evaluasi strategi serta bagaimana strategi yang diusulkan oleh DPD I supaya bisa di 2018 (Pilkada) itu 60 persen," ujar Novanto disela acara Rapimnas Partai Golkar di Novotel, Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (21/5).


Sebelumnya, Ketua penyelenggara Rapimnas Partai Golkar, Nurdin Halid menjelaskan Rapimnas ini bakal menetapkan badan pemenangan pemilu untuk persiapan partai dalam menyambut pemilihan serentak legislatif dan presiden pada 2019 mendatang.

Rapimnas ini merupakan langkah kesiapan Partai Golkar untuk menghadapi kedua momen politik besar pada 2019 mendatang. Sekaligus evaluasi partai dalam sistem penjaringan calon legislatif.

"Kalau pada pemilu sebelumnya kita rekrut (caleg) ketika ketika tahapan KPU berjalan. Kali ini kita lebih awal, karena partai targetkan pileg 30 persen dan memenangkan pilpres," ujar Nurdin Halid saat konfrensi pers di Novotel.

Nurdin Halid menambahkan alasan Partai Golkar menentukan caleg lebih awal agar bisa memiliki banyak waktu untuk mensosialisasikan program partai Golkar, bakal caleg itu sendiri, dan bisa mensosialisasikan calon presiden yang bakal diusung partai pada Pilpres 2019 mendatang yakni, Joko Widodo. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya