Berita

Politik

Pembubaran Ormas Anti-Pancasila Harus Didukung Semua Masyarakat

SABTU, 20 MEI 2017 | 23:39 WIB | LAPORAN:

Staf Khusus Presiden Jokowi, Diaz Hendropriyono menegaskan, ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia sudah final. Karenanya, dia berharap, seluruh elemen bangsa untuk menyudahi kontroversi mengenai ideologi dan dasar negara. Sebab, kontroversi tersebut dinilai tidak efektif untuk mencapai berbagai tujuan bangsa sebagaimana yang termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

"Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan sosial menjadi panduan dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sudahlah, Pancasila sudah final. Kalau masih hidup di Indonesia, harus menerima ini. Jangan ada yang masih tidak terima apalagi mau menggantinya," ungkap Diaz di dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi (Sabtu, 20/5).

Diaz menambahkan, dirinya mengaku miris saat ini kebhinnekaan Indonesia tengah terkoyak. Gejala intoleran tengah menguat. Hal ini merujuk beberapa hasil survey.


‎Dikatakan Diaz, untuk mereduksi intoleransi, salah satu caranya yakni melalui pendidikan yang mendorong pembangunan karakter dan menanamkan pentingnya toleransi di tengah perbedaan masyarakat Indonesia.
"Selain kaum terdidik, perlu juga peran para elite politik. Dengan memberi contoh, menjaga sikap dan tidak turut serta memanaskan situasi yang ujungnya intoleransi semakin menguat," harapnya.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, R Alpha Amirrachman menegaskan,  Mendikbud Muhadjir Effendy berupaya menjalankan visi misi pembangunan pendidikan yang ditetapkan pemerintahan Jokowi-JK.

Pembangunan pendidikan pemerintahan saat ini terfokus ada tiga hal yaitu Program Indonesia Pintar, penguatan pendidikan karakter dan revitalisasi SMK. "U‎ntuk pendidikan karakter difokuskan ke lima nilai utama yaitu nasionalisme, integritas, gotongroyong, mandiri dan relijius,” jelas Alpha.

‎Pada kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hajriyanto Y. Thohari mengapresiasi nawacita sebagai konsep yang bagus dan aktual. ‎

"Trisakti menyatakan kita harus berdaulat di bidang politik, ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. Tentu saja, gagasan itu, ketika bicara saat ini dimana kita hidup di era globalisasi, harus mampu menjadi identitas utuh sebagai sebuah bangsa," ujar Hajriyanto.

Hajriyanto berpesan, Nawacita harus dikuatkan dengan rumusan induk yang menjadi rujukan para menteri kabinet pemerintahan Jokowi-JK.‎ Hal ini harus didukung oleh para pembantu Presiden.

"Jadi kuncinya sebenarnya di para pembantunya yang mampu menerjemahkan visi besar itu sehingga terasa langsung oleh rakyat," ujar Hajriyanto.

Hajriyanto juga tidak setuju jika ada upaya untuk pergantian kekuasaan di tengah jalan karena hal itu akan mencederai proses demokrasi yang telah disetujui bersama.[wid] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya