Berita

Ahmad Rofiq/net

Politik

Sekjen Perindo: Demokrasi Sedang Dibelokkan Ke Oligarki

SABTU, 20 MEI 2017 | 10:01 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pembahasan Rancangan UU Penyelanggaraan Pemilu (RUU Pemilu) di DPR RI penuh kepentingan sempit di antara partai-partai politik di Senayan.

Tuduhan itu disampaikan Sekjen DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ahmad Rofiq, dalam diskusi "RUU Pemilu dan Pertaruhan Demokrasi" di Cikini, Jakarta, Sabtu (20/5).

"RUU Pemilu dominan kepentingan antar partai dan tidak memberikan aturan main yang bertujuan pemilu demokratis dan sesuai kebutuhan masyarakat," ujar Rofiq.


Dia tidak melihat banyak hal yang diperdebatkan sehingga pembahasan RUU Pemilu menjadi sangat molor, kecuali dua isu yaitu parliamentary threshold dan presidential threshold.

"Masalah yang sering dibahas, presidential threshold dan parliamentary threshold. UU yang lama itu sudah lumayan bagus, perlu diuji. Tidak setiap pemilu perlu berganti undang-undang," katanya.

Menurut dia, formula yang tepat tidak akan ditemukan jika sebelum tiap pemilu itu harus mengubah UU yang lama. Pembahasan presidential threshold yang begitu panjang sudah tidak bisa diterima nalar. Alasannya, Mahkamah Konstitusi sudah menetapkan bahwa Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden harus dilakukan serentak.

"Dulu ada ambang batas karena pemilunya tidak serentak. Tapi, karena keputusan pemilu harus serentak, kita tidak bisa lagi bicara angka. Ini ada kepentingan partai besar yang ingin mengkanalisasi bahwa capres hanya dari mereka. Demokrasi dibelokkan ke oligarki," protes Rofiq. [ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

DPR Godok Anggaran Rekrutmen KPU-Bawaslu Daerah Dilakukan Serentak

Kamis, 09 Juli 2026 | 22:23

Dari Pala Jadi Peluang, BRI Peduli Perkuat Usaha KWT Bogor Lewat Program AURA

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Mandatori B50 Meluncur, Indonesia Siap Perkuat Kedaulatan Energi

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50

Prabowo Prediksi Target 100 GW PLTS Bakal Dihujat Pakar

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:46

Kejagung Sebut TNI Jaga Rumah Jampidsus Sudah SOP

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:38

Prabowo: Banyak Negara Iri dan Benci, Ingin RI Kolaps

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:30

Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:17

Rumah Sentul Tak Masuk LHKPN, Segini Harta Jampidsus

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:13

Prabowo Siapkan Penghargaan untuk Tokoh-tokoh di Balik Kesuksesan B50

Kamis, 09 Juli 2026 | 21:10

Galon PC Tak Sebabkan Gangguan Hormon, Reproduksi, dan Kanker

Kamis, 09 Juli 2026 | 20:35

Selengkapnya