Berita

Sigit Sosiantomo/Net

Politik

PT KAI Diminta Benahi Sistem Keselamatan Di Setiap Stasiun

SABTU, 20 MEI 2017 | 02:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

PT Kereta Api Indonesia (KAI) diminta untuk segera membenahi sistem keselamatan dan keamanan di setiap stasiun. Imbauan ini disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo yang menyesalkan insiden kebakaran di Stasiun Klender, Jumat (19/5) pagi, hingga menyebabkan ribuan penumpang terlantar.

“Kami sangat menyesalkan musibah ini terjadi. Apalagi sampai menghanguskan 10 ruangan di area kantor stasiun itu. Otomatis akan mengganggu pelayanan. Ke depan, sistem keselamatan dan keamanan di setiap stasiun harus ditingkatkan untuk menghindari berulangnya kejadian ini,” jelas Sigit sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (20/5).

Menurut Sigit, berdasarkan pasal 54 UU 23/2007 tentang Perkeretaapian, stasiun kereta api paling rendah dilengkapi dengan fasilitas keselamatan, keamanan kenyamanan, naik turun penumpang, penyandang cacat, kesehatan dan fasilitas umum. Termasuk harus dilakukan perawatan berkala untuk menjaga kondisi bangunan dapat berfungsi dengan baik dan aman untuk dioperasikan secara berkelanjutan sesuai dengan peruntukan dan fungsinya.


Belum lagi PM 32/2011 tentang Standar dan Tata Cara Perawatan Prasarana Perkeretaapian yang mewajibkan penyelenggaraan prasarana perkeretaapian untuk  melakukan perawatan berkala terhadap bangunan stasiun, termasuk di dalamnya instalasi listrik dan pemadam kebakaran.

"Yang pertanyaan, apakah perawatan berkala ini sudah dilaksanakan?” kata politisi PKS itu.

Ia juga mendesak Kementerian Perhubungan untuk mengevaluasi perawatan berkala yang dilakukan PT KAI selaku penyelenggara prasarana kereta api. Mengingat, penyelenggara prasarana perkeretaapian wajib memberikan laporan hasil pelaksanaan kegiatan perawatan prasarana perkeretaapian kepada Direktur Jenderal Perkeretaapian sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun sekali.

Seperti diketahui, kebakaran di Stasiun Klender telah menghanguskan 10 ruangan yaitu gudang, toilet kantor, kantor kepala stasiun, ruang pelayanan kereta, loket, ruang tunggu, ruang security, dan ruang server.

Tak hanya menghanguskan 10 ruangan, kebakaran stasiun Klender juga menyebabkan 17 perjalanan kereta api jarak dekat dan jauh terganggu. Akibat kebakaran ini, hingga besok aktivitas pengguna jasa commuter line atau KRL di Stasiun Klender ditiadakan. Pengguna KRL disarankan agar menggunakan stasiun terdekat, yaitu Stasiun Buaran atau Stasiun Jatinegara. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya