Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Antusiasme Pemilih Tinggi, Pilpres Iran Diperpanjang 3 Kali

SABTU, 20 MEI 2017 | 01:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemilihan Presiden di Republik Islam Iran diperpanjang sebanyak tiga kali dan akan ditutup pada pukul 12 malam waktu setempat. Perpanjangan ini dilakukan lantaran partisipasi pemilih yang tinggi dan menyebabkan banyak antrian di tempat pemungutan suara.

Keputusan perpanjangan waktu pemilihan ini sebagaimana disampaikan Menteri Dalam Negeri Abdolreza Rahmani Fazli seperti dikutip dari laman IRNA sesaat lalu, Sabtu (20/5).

"Berdasarkan UU pemilihan, waktu pemungutan suara hanya bisa diperpanjang hingga tengah malam," ujarnya.


Pemilihan ini dimulai secara serentak di 63.500 TPS pada pukul 08.00. Diperkirakan pemilihan ini akan berakhir hingga pukul 18.00, namun antusias dari masyarakat membuat pemilihan diperpanjang sebanyak dua kali dan akan ditutup pada pukul 24.00.

"Sebanyak 56 juta warga Iran memiliki hak pilih dalam pemilihan presiden ke-12 Iran," sambung Fazli.

Pilpres Iran kali ini diikuti oleh 4 calon. Mereka adalah petahana Hasan Rouhani, Seyyed Ebrahim Raisi ul-Sadati atau Raisi, Mostafa Aqa-Miralim atau dikenal dengan Mirsalim, dan Seyyed Mostafa Hashemi-Taba. Persaingan ketat diprediksi akan terjadi antara Raouhani dan Raisi yang merupakan teman dekan dari pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya