Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

WHO: Kolera Tewaskan 242 Orang Di Yaman

JUMAT, 19 MEI 2017 | 20:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan 242 orang telah terbunuh akibat wabah kolera yang melanda Yaman yang dilanda perang.

Sementara itu ada sekitar 23.500 kasus lain yang dikonfirmasi mengenai penyakit ini dilaporkan di seluruh negeri dalam tiga minggu terakhir.

Badan kesehatan PBB mengatakan pada hari Jumat (19/5) bahwa total 3.460 kasus dugaan kolera baru-baru ini dan 20 kematian telah dilaporkan di negara itu dalam satu hari terakhir saja.


"Kecepatan kebangkitan wabah kolera ini belum pernah terjadi sebelumnya," kata Nevio Zagaria, perwakilan negara WHO untuk Yaman seperti dimuat Press TV.

Dia mengatakan bahwa jumlah kasus kolera yang dicurigai bisa jauh lebih besar daripada yang terdaftar oleh pekerja kemanusiaan yang tidak dapat mengakses beberapa bagian negara tersebut.

Zagaria memperingatkan bahwa jumlah orang yang terinfeksi bisa mencapai seperempat juta orang pada akhir tahun.

Kolera, yang menyebabkan diare dan dehidrasi parah, ditularkan melalui air minum yang terkontaminasi dan dapat berakibat fatal pada 15 persen kasus yang tidak diobati.

"Penduduk menggunakan sumber air yang terkontaminasi," kata Zagaria, mengacu pada kekurangan listrik, yang kemudian menyebabkan kerusakan stasiun pemompaan air dan juga kerusakan pada sistem saluran pembuangan. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya