Berita

RMOL

Hukum

Alumni 212 Kawal Investigasi Komnas HAM

JUMAT, 19 MEI 2017 | 17:30 WIB | LAPORAN:

Sejumlah perwakilan dari Presidium Alumni Aksi Bela Islam 2 Desember atau Aksi 212 diterima Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM). Massa meminta lembaga yang menangani persoalan HAM itu melakukan investigasi terkait dugaan kriminalisasi terhadap ulama dan aktivis.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam, perwakilan Alumni 212 meminta agar Komnas HAM segera membentuk tim investigasi. Mereka juga memastikan bakal mengawal Komnas HAM dari tekanan-tekanan pihak tertentu yang memungkinkan investigasi terhadap dugaan kriminalisasi ulama dan aktivis tidak dijalankan.

"Setiap minggu di hari Jumat kita membawa laporan tanda tangan membawa dukungan kepada Komnas HAM," ujar Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Jakarta (Jumat, 19/5).


Menurut Sambo, pihaknya telah mencium adanya upaya menggoyahkan Komnas HAM agar tidak melakukan investigasi. Indikasi tekanan itu datang dari pihak eksternal serta internal Komnas HAM sendiri.

"Jadi, ada rencana pemakzulan tim investigasi, ini berbahaya. Di tingkat Komnas HAM saja sudah ada tekanan, bagaimana kita yang rakyat biasa. Bahaya negeri ini, pembela HAM saja dilanggar HAM-nya. Karenanya kita berikan dukungan supaya tetap berani," jelasnya.

Dari Komnas HAM sendiri yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Komisioner Natalius Pigai dan Asmara Nababan. [wah] 

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya