Berita

Ilustrasi/Net

Global

Studi: Instagram, Media Sosial Terburuk Untuk Kesehatan Mental Remaja

JUMAT, 19 MEI 2017 | 16:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Instagram dinilai sebagai platform media sosial terburuk dalam hal dampaknya terhadap kesehatan mental kaum muda.

Begitu jajak pendapat yang dilakukan Royal Society for Public Health Inggris baru-baru ini seperti dimuat BBC.

Jajak pendapat tersebut meminta 1.479 orang yang berusia antara 14-24 tahun untuk memberikan nilai pada sejumlah aplikasi populer mengenai isu-isu seperti kecemasan, depresi, kesepian, intimidasi dan citra tubuh.


Dalam survei yang dilakukan secara online tersebut, partisipan diminta untuk menjawab serangkaian pertanyaan tentang apakah YouTube, Instagram, Snapchat, Facebook dan Twitter memiliki dampak pada kesehatan dan kesejahteraan mereka.

Peserta diminta untuk mencetak setiap platform pada 14 masalah kesehatan dan kesejahteraan.

Berdasarkan peringkat tersebut, YouTube dianggap memiliki dampak paling positif terhadap kesehatan mental, diikuti oleh Twitter dan kemudian Facebook.

Snapchat dan Instagram diberi skor terendah secara keseluruhan.

"Menarik untuk melihat peringkat Instagram dan Snapchat sebagai hal terburuk untuk kesehatan mental dan kesejahteraan, kedua platform sangat terfokus pada gambar dan tampaknya mereka mungkin membuat perasaan tidak mampu dan tidak masuk akal. Kecemasan pada orang muda," kata Shirley Cramer, chief executive Royal Society for Public Health.

Studi tersebut menyimpulkan bahwa media sosial dapat memicu krisis kesehatan mental pada kaum muda.

Namun, di sisi lain, bisa juga digunakan sebagai alat untuk kebaikan. Instagram, misalnya, ditemukan memiliki efek positif pada ekspresi diri dan identitas diri.

Mengingat temuan tersebut, ahli kesehatan masyarakat menyerukan platform media sosial untuk memperkenalkan serangkaian pemeriksaan dan tindakan untuk membantu mengatasi kesehatan mental tersebut. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya