Berita

Politik

Aliansi Rusia-Dunia Islam bisa Jadi Model

KAMIS, 18 MEI 2017 | 23:11 WIB | LAPORAN:

Aliansi strategis Rusia dengan dunia Islam dapat menjadi model kemitraan dan kerja sama positif untuk membangun peradaban dunia baru yang berkemajuan, berkeadilan, dan berkeadaban.

Demikian salah satu pokok pidato mantan Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin dalam Sidang Kelompok Visi Strategis Russia-Dunia Islam (Group for Strategic Vision Russia-Islamic World) di Grozny City, Federasi Russia pada Kamis (17/5).

Din yang menjadi anggota kelompok sejak 2007 mengakui bahwa dunia pasca perang dingin membawa ketakpastian. Menurutnya, kedua tesis The End of History Fukuyama dan The Clash of Civilization Huntington memang terjadi, namun mendorong konvergensi.


"Sayangnya konvergensi itu tidak berwajah positif terhadap dunia Islam sebagai pilar penting peradaban dunia. Yang terjadi justru permusuhan terhadap Islam, baik secara langsung maupun tidak langsung seperti adanya proxy war antara sesama negara Islam," ujarnya.  
Din mengatakan, globalisasi yang semula dimaksudkan untuk adanya keadaan monolitik dalam bidang politik dan ekonomi yang bersifat liberalistik justru membangkitkan negara-negara lain, ditandai oleh kebangkitan Asia Timur.

"Sebagai akibatnya, negara-negara barat merasa terkalahkan, sehingga membangkitkan ultra nasionalisme seperti yang terjadi di Amerika Serikat dan beberapa negara barat," bebernya.

Sayangnya, lanjut guru besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta itu, dunia barat masih melihat Islam sebagai ancaman daripada mitra strategis untuk kemajuan bersama. Maka, aliansi strategis Rusia-Dunia Islam merupakan alternatif positif.

"Walaupun tidak ada makan siang gratis, namun Rusia dapat mengedepankan pendekatan kemitraan ramah Islam (Islam friendly partnership) yang tentu saling menguntungkan," kata Din.

Lebih jauh, menurutnya, Rusia memerlukan dunia Islam terutama untuk dukungan politik dan kerja sama ekonomi. Dunia Islam pun dapat memanfaatkan kekuatan Rusia yang masih menyisakan keunggulan iptek dan juga ekonomi.

"Maka, jika aliansi strategis Rusia-Dunia Islam dapat mengubah visi strategis ke dalam aksi-aksi strategis, tidak mustahil akan ikut mendukung terwujudnya tatanan dunia baru yang damai, adil, dan sejahtera," demikian Din.

Pertemuan Kelompok Visi Strategis Russia-Dunia Islam dihadiri juga oleh Presiden Republik Tatarstan Rustam Minikhanov sebagai ketua kelompok, Presiden Checnya Ramadan Kadirov sebagai tuan rumah, sejumlah tokoh Federasi Rusia, serta tokoh dari berbagai negara muslim. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya