Berita

Said Didu/net

Politik

Said Didu: Semua Warga Bugis Bisa Turun Hanya Karena Penghina JK Tak Dipolisikan

KAMIS, 18 MEI 2017 | 04:30 WIB | LAPORAN:

Sekelompok warga Bugis siap turun dan pasang badan apabila masih ada pihak yang melemparkan fitnah kepada Wakil Presiden, Jusuf Kalla.

Hal itu disampaikan Tokoh Bugis yang juga mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/5).

"Kami siap turun jika masih ada upaya pecah belah bangsa dan memfitnah Pak Jusuf Kalla," tegas Said Didu.


Said Didu mengatakan saat ini sudah ada fitnah tersebut dari seseorang yang belakangan diketahui berinisial SM yang sempat berorasi di Mako Brimob, Depok untuk memberikan dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dalam video yang berdurasi 02.54 menit itu, SM mengatakan bahwa situasi politik saat ini dikarenakan ambisi dari Jusuf Kalla untuk kepentingan 2019.

Said Didu, menjelaskan hal itu tidak pantas diutarakan siapa pun termasuk seseorang yang merasa dekat dengan kekuasaan.

"Kami selama ini diam, jangan sampai kami warga Bugis turun karena satu orang yang menghina Pak JK tidak ditangani pihak kepolisian," tegas Said Didu.

Lebih lanjut, Said Didu mengatakan, ada yang sengaja memelihara berita tudingan terhadap JK yang melakukan intervensi atas kemenangan Anies-Sandi dalam Pilgub DKI Jakarta. Selain berbentuk berita, banyak pihak membuat meme berdasar pada karangan bebas tanpa dasar yang jelas.

"Ada orang-orang yang saat ini memelihara berita-berita hoax, sampai orang percaya kalau itu berita benar. Rusak bangsa ini kalau percaya dengan hal-hal seperti itu tanpa ada proses klarifikasi," demikian Said Didu.[san]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya