Berita

Masjid Al-Hikmah/Net

Politik

Pengurus Pastikan Masjid Al-Hikmah Tidak Terlibat Kegiatan Politik

RABU, 17 MEI 2017 | 22:31 WIB | LAPORAN:

Pengurus Masjid Al-Hikmah, Den Haag, Belanda meluruskan pemberitaan tentang masjid yang dijadikan sarana untuk berpihak pada kepentingan politik adalah tidak benar dan tidak bertanggung jawab.

Melalui hak jawab yang diterima redaksi di Jakarta (Rabu, 17/5), Ketua Masjid Al-Hikmah PS Indonesia H. Nur Hasyim Al Aydrus, Lc menjelaskan bahwa selama ini Masjid Al-Hikmah merupakan tempat beribadah dan kegiatan belajar-mengajar keagamaan yang digunakan tidak hanya muslim yang berasal atau keturunan Indonesia, tapi juga umat muslm dari negara lain yang berdomisili di Belanda.

"Masjid Al-Hikmah dikenal sebagai tempat yang mempromosikan dan mengajarkan ajaran Islam yang moderat di kalangan publik Belanda dan tidak pernah terlibat dengan kegiatan politik tertentu," ujarnya.
   

   
Menurut Nur Hasyim, pemberitaan tentang Masjid Al-Hikmah yang juga digunakan sebagai kegiatan politik dilakukan secara sepihak tanpa konfirmasi terlebih dahulu dengan pihak pengurus. Sehingga tidak ada unsur berimbang.

"Demikian hak jawab ini kami susun sebagai klarifikasi atas beredarnya berita bohong tentang Masjid Al-Hikmah Den Haag di beberapa media di Indonesia," jelasnya. 
 
Sebelumnya dikabarkan bahwa keluarga mantan Presiden RI Soeharto mendapat laporan dari masyarakat Indonesia di Belanda bahwa Masjid Al-Hikam yang dibangun keluarga Cendana kerap digunakan sebagai pusat kegiatan kelompok yang mengatasnamakan pro dan simpatisan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). 

Mereka menentang putusan majelis hakim yang menjatuhkan vonis dua tahun penjara terhadap Ahok dalam kasus penodaan agama. Selanjutnya, mereka juga menuntut pembebasan gubernur DKI Jakarta non aktif itu dari tahanan.

Laporan tersebut terutama ditujukan kepada salah satu putri Soeharto, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto. Titiek Soeharto yang menjabat sebagai pimpinan Komisi IV DPR RI dikenal dekat dengan masyarakat. [wah] 

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya