Berita

Hukum

KPK Tidak Adu Miryam Dengan Andi Narogong

RABU, 17 MEI 2017 | 21:35 WIB | LAPORAN:

Tersangka dugaan keterangan palsu dalam sidang korupsi E-KTP, Miryam S. Haryani, menjalani pemeriksaan selama hampir 8 jam di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Namun, dalam pemeriksaan tadi Miryam diperiksa sebagai saksi untuk tersangka korupsi proyek E-KTP, Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Usai diperiksa, Miryam sempat mengklaim dirinya tidak mengenal Andi Narogong.


"Saya enggak kenal Pak Andi Narogong," ungkap mantan anggota Komisi II DPR itu kepada wartawan di Gedung KPK, Rabu (17/5).

Selain Miryam, KPK juga memanggil Andi Agustinus dalam penyidikan hari ini. Meski begitu, jurubicara KPK, Febri Diansyah, mengungkapkan, keduanya diperiksa secara terpisah.

"Tersangka AA (Andi Agustinus) dan tersangka MSH (Miryam S Haryani) diperiksa terpisah, jadi tidak dikonfrontir hari ini," kata Febri kepada wartawan di Gedung KPK.

Djelaskan Febri, pemeriksaan Miryam hari ini masih mendalami aliran dana kepada sejumlah pihak, seperti yang pernah disampaikan politikus Partai Hanura itu.
 
Miryam dijadikan tersangka oleh KPK sejak 5 April 2017. Dia diduga memberikan keterangan palsu dalam persidangan dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.

Dalam kasus ini, Miryam menjadi tersangka keempat, setelah Andi Agustinus, Irman, dan Sugiharto. [ald]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya