Berita

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab dan Firza Husein/Net

Politik

Rizieq Bawa Nama Allah

Lawan Polisi
RABU, 17 MEI 2017 | 08:32 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Rizieq Syihab melawan polisi. Dia mangkir dari pemeriksaan kepolisian atas kasus dugaan chat mesum dengan Firza Husein. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) ini sampai bersumpah membawa nama Allah kalau dirinya tidak pernah berzina.

"Habib Rizieq tidak akan datang sampai kapan pun. Ini bentuk perlawanan karena ini bermuatan politik," ujar pengacara Rizieq, Kapitra Ampera saat jumpa pers di AQLIslamic Center, Tebet, Jakarta, kemarin.

Seperti diketahui, Rizieq sudah dua kali mangkir dipanggil polisi untuk diperiksa sebagai saksi atas kasus dugaan chat mesumnya dengan Firza Husein. Pertama, pada 8 Februari lalu, Rizieq tidak datang dengan alasan meminta surat keterangan tersangka terlebih dahulu. Hingga kini baik Rizieq dan Firza belum berstatus tersangka. Pemanggilan kedua, Senin 8 Mei, Rizieq juga tidak datang. Disebutkan, pentolan FPI ini sedang beribadah umroh ke Tanah Suci Mekah dan belakangan diketahui berada di Malaysia untuk menyelesaikan studi Doktornya. Hingga kini, Rizieq belum kembali ke Tanah Air, malah disebutkan dia kembali ke Arab Saudi.


Kenapa Rizieq tidak penuhi panggilan polisi? Kapitra memastikan kliennya bersih secara moral. Bahkan, menurutnya, Rizieq telah bersumpah atas nama Allah tidak pernah berzina. "Dia sudah memberikan deklarasi statement, sudah bersumpah Wallahi saya tidak pernah berzina, saya tidak pernah membunuh, saya tidak pernah minum minuman keras dan sebagainya," tegas Kapitra, meniru ucapan Rizieq.

Kasus dugaan chat mesum ini muncul di tengah hebohnya kasus dugaan penistaan agama yang menimpa Ahok. Sebuah situs baladacintarizieq.com tiba-tiba muncul dan mengedarkan screen shot percakapan bermuatan pornografi diduga antara Rizieq dengan Firza, 29 Januari lalu.

Bak gayung bersambut, Aliansi Mahasiswa Anti Pornografi melaporkan itu ke polisi. Laporan teregister dalam surat LP/510/I/2017/PMJ/Dit Reskrimsus terkait dugaan penyebaran percakapan berkonten pornografi yang mengatasnamakan Habib Rizieq dan Firza Husein. Selain tersebar dugaan chat mesum, juga beredar foto bugil yang diduga Firza Husein. Polisi pun merespons. Rizieq dan Firza diminta datang ke Bareskrim untuk memberikan klarifikasi. Namun, hanya Firza yang kooperatif.

Kemarin, Firza datang ke Polda Metro Jaya. Selain Firza, polisi juga memanggil Fatimah alias Kak Emma, teman dekat Firza. Menurut kepolisian, dalam panggilan itu, Emma mengatakan memang kerap dicurhati Firza terkait hubungannya dengan Rizieq Syihab.

"Dia (Emma) cuma nyampaikan 'saya sering dicurhatin (oleh Firza), iya'," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, kemarin. Argo mengatakan isi curhat itu kadang membicarakan pengajian yang Firza dan Emma ikuti bersama. Namun pembicaraan terkait Rizieq juga kadang menjadi pembahasan. "Ada juga (terkait Rizieq)," kata Argo.

Nah, di mana Rizieq saat ini? Rizieq dikabarkan kembali ke Arab Saudi setelah sempat beberapa hari singgah di Kuala Lumpur, Malaysia. "Info yang diterima teman-teman, Habib (Rizieq) berada di Arab Saudi," ujar Ketua Bantuan Hukum FPI sekaligus pengacara Rizieq, Sugito Atmo Pawiro, kemarin.

Namun Sugito menyangkal alasan Rizieq kembali ke Arab Saudi Untuk menghindari proses hukum yang ditangani penyidik Polda Metro Jaya. "Bukan kami menghindari. Ini kan kasus yang sangat politis dan cenderung sebagai kriminalisasi ulama," tutur dia.

Menurut dia, Rizieq kembali ke Saudi lantaran ingin konsentrasi ibadah. Berdasarkan informasi yang didapat, Rizieq rencananya akan berada di Tanah Suci hingga Ramadhan. "Yang saya dengar begitu, bahwa Habib (Rizieq) mau konsentrasi ibadah sajalah daripada hiruk-pikuk yang tidak produktif. Ini sudah kriminalisasi dan pemaksaan kehendak," pungkasnya.

Kendati begitu, polisi tetap melanjutkan kasus ini. Beberapa pihak diperiksa, mulai dari Firza hingga keterangan para saksi ahli. Effendi Saragih, saksi ahli pidana umum menyatakan kasus penyebaran percakapan berkonten pornografi yang diduga melibatkan Firza dan Rizieq Syihab memenuhi unsur pidana. "Sesuai fakta yang dikumpulkan penyidik, sudah memenuhi unsur pidana," kata Effendi, di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, kemarin. "Seperti ada foto-foto, pengiriman, bahkan itu diminta dan disuruh mengirimkan gambar," tambahnya. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya