Berita

Net

Hukum

Ketua KPK Juga Bisa Tersandera Kasus E-KTP

SELASA, 16 MEI 2017 | 20:47 WIB | LAPORAN:

Nama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo disebut-sebut dalam kasus korupsi proyek e-KTP. Sebelumnya, Agus merupakan direktur utama Lembaga Pengkajian Pengadaan Barang dan Jasa (LPPK) yang ikut memberikan rekomendasi atas proyek itu.

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai bahwa KPK saat ini kerap dijadikan alat politik untuk menyandera orang-orang tertentu demi tujuan politis. Seperti nama Ketua KPK Agus Rahardjo yang disebut-sebut dalam kasus e-KTP.

"Agus pun akan disandera, karena kalau rekomendasi dia, dia yang awasi juga (di LKPP). Kok bisa begitu (temuan korupsi oleh KPK)," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (16/5).


Menurut Pangi, seharusnya tidak ada temuan korupsi dalam pengadaan e-KTP atau kartu tanda penduduk elektronik. Karena proyek pemerintah yang dijalankan Kementerian Dalam Negeri tersebut juga diawasi oleh KPK.

"Begitu pengurus (pimpinan KPK) berganti kok ceritanya sudah beda. Semua orang sudah paham bagaimana tindakan koruptif yang sebetulnya melibatkan banyak orang, cuma tidak sampai di situ. Ada kondisi yang menginginkan menambah bargaining politik sandera-menyandera, ada kepentingan lain yang menempel di proses e-KTP ini," jelasnya.

Pangi mengatakan, dari segi kerugian negara, korupsi e-KTP lebih kecil ketimbang kasus pengemplangan bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

"Yang saya tahu bahwa e-KTP ini kan tidak sebesar BLBI, jauh bicara anggaran BLBI lebih mengerikan. Cuma follow up, booming di media adalah e-KTP, betul-betul massif, luar biasa. Dan menyandera banyak politisi dan pejabat tinggi negara lainnya," ujarnya.

Dia menjelaskan, upaya penanganan kasus e-KTP kental dengan nuansa politik. Selama ini santer di publik adalah tidak murni penegakan hukum.

Pangi menambahkan, ketika kasus e-KTP muncul kemudian kasus BLBI yang ujungnya sudah diketahui juga muncul kembali. Sementara jika kasus e-KTP diteruskan bakal banyak politisi maupun pejabat negara yang tersandra, seperti Yasonna Laoly, Gamawan Fauzi, Agus Martowardjojo, Ganjar Pranowo, Olly Dondokambe, Anas Urbaningrum, Arief Wibowo, Ignatius Mulyono, Teguh Juwarno, Taufik Efendi, Chairuman Harahap dan beberapa nama lain.

"Termasuk Agus Raharjo, ketua KPK. Artinya, kalau dulu proyek ini diawasi KPK, LPPK, celah korupsi tertutup rapat, tidak ada potensi lakukan itu karena langsung di bawah KPK. Yang jadi pertanyaan, kenapa jadi ribut sekarang," tandas Pangi yang juga direktur eksekutif Voxpol Center.

Senin kemarin (15/5), Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dalam sebuah pernyataan menduga bahwa Ketua KPK Agus Rahardjo punya keterlibatan dalam kasus e-KTP. Dia menjelaskan, saat kasus tersebut terjadi di tahun 2011-2012, Agus masih menjabat direktur utama LPPK.

"Pak Agus yang tahu kejadian, bahkan di dalam audit dan wawancara pejabat Kemendagri," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta. [wah]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya