Berita

Hukum

Tiga Pejabat PT PAL Diperiksa Untuk Tersangka AC

SELASA, 16 MEI 2017 | 11:27 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) panggil mantan Direktur Utama PT PAL Indonesia, Harsusanto terkait dugaan korupsi pengadaan kapal perang dari PT PAL ke instansi pertahanan Filipina.

"Harsusanto diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AC (Arif Cahyana)," ujar Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (16/5).

Tersangka Arif Cahyani merupakan General Manager Treasury PT PAL Indonesia. Ia diduga menerima suap bersama dua orang lainnya, yaitu Dirut PT PAL Indonesia, Muhammad Firmansyah dan Direktur Keuangan PT PAL Indonesia, Saiful Anwar.


KPK juga menersangkakan Dirut PT Pirusa, Agus Nugroho yang diduga sebagai pemberi suap.

Selain Harsusanto, penyidik juga panggil dua saksi lainnya yang sama-sama dari PT PAL Indonesia. Di antaranya, Analis Keuangan II PT PAL Indonesia, Musakir Gunawan dan Kepala Kantor Perwakilan Jakarta PT PAL Indonesia, Yunandar.

"Kedua saksi tersebut juga diperiksa untuk tersangka AC," pungkas Febri. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya