Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Extreme Measure Harus Diterapkan Untuk IT BPJS Ketenagakerjaan

SELASA, 16 MEI 2017 | 10:19 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Momen peretasan sistem TI oleh peretas dengan bentuk encryption tidak boleh dianggap enteng oleh semua pihak. Terutama, mereka yang mengelola data dalam jumlah besar seperti BPJS Ketenagakerjaan. Integritas data harus menjadi suatu keniscayaan.

"Extreme measure harus segera diterapkan. Bukan sekedar melakukan statement yang bersifat complacent seolah semua sudah ditangani dengan baik. Hati-hati dengan statement seperti ini karena dapat menjadi bumerang dan dapat berpotensi menjadi kebohongan publik," kata Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Poempida Hidayatulloh, dalam keterangannya, beberapa saat lalu (Selasa, 16/5).

Poempida menjelaskan, masalah internal TI di BPJS Ketenagakerjaan bukan hal yang sepele. Bukan hanya sekedar mencabut koneksi dan seterusnya. Persoalan integritas sistem yang acapkali mengganggu basis pelayanan harus segera diselesaikan.


"Dari sejak tahun lalu saya merekomendasikan agar segera melakukan security analysis agar dapat dipahami kelemahan-kelemahan yang ada. Dan seterusnya dapat dibangun standard operating procedure yang tegas, jelas dan harus dipatuhi oleh semua insan BPJS Ketenagakerjaan," jelasnya.

Secara Risiko, sambung dia, masalah berkaitan dengan TI ini ada pada peringkat kedua setelah masalah kepatuhan. Data adalah segalanya bagi lembaga seperti BPJS Ketenagakerjaan.

"Inilah nyawa dari lembaga ini. Jangan sampai disandera apalagi direnggut nyawa tersebut," demikian Poempida.[wid]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya