Berita

Kara McCullough/Net

Blitz

Miss USA 2017 Ilmuwan Nuklir

SELASA, 16 MEI 2017 | 09:32 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kontes kecantikan Miss USA 2017 telah menemukan sang ratu. Dialah Kara McCullough, se­orang ilmuwan muda dan can­tik perwakilan ibukota AS, Washington D.C.

Wanita 25 ta­hun ini bekerja untuk U.S. Nuclear Reg­ulatory Com­mission. Ia lahir di Italia lalu dibesar­kan di Vir­ginia Beach, AS. Masuk ke jenjang kuliah, Mc­Cullough mengambil studi ilmu nuklir di South Carolina State Uni­versity.

Pada malam final yang digelar di Mandalay Bay Events Center, Nevada, Minggu (14/5), Mc­Cullough memukau juri dengan pemikirannya yang intelektual saat menjawab pertanyaan seputar isu sosial yang tengah hangat belakangan. Salah satu pertanyaannya terkait feminisme. "Bagaimana pendapat Anda soal feminisme, dan apakah Apakah Anda men­ganggap diri sebagai seorang feminis?" demikian pertan­yaan dari juri kepada wanita berdarah Afrika-Amerika itu, seperti dikutip Washington Post.


"Sebagai wanita ilmuwan yang bekerja di pemerintahan, aku ingin mengubah kon­sep feminisme menjadi kes­etaraan," ujar McCullough. Ia mengaku bukan feminis garis keras tapi percaya bahwa setiap wanita memiliki kesempatan yang sama dengan pria, teru­tama di dunia kerja.

"Aku telah menyaksikan dampak positif dari para wanita pemimpin di bidang kesehatan dan lingkup pemerintahan. Jadi sebagai Miss USA, aku ber­harap dapat mempromosikan kepemimpinan yang bertang­gung jawab dan mengglobal bagi para wanita di seluruh dunia," beber McCullough.

Di ajang yang kali ini me­masuki tahun ke-66, Mc­Cullough berhasil menyisih­kan 50 kontestan dari seluruh penjuru Amerika. McCullough mengaku tak pernah menyang­ka akan dinobatkan sebagai Miss USA mengingat kei­kutsertaannya bermula dari sebuah keisengan. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya