Berita

Sabam Sirait/Net

Politik

Sabam Sirait Ajak Semua Elemen Bangsa Bersatu

SELASA, 16 MEI 2017 | 07:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tokoh nasional senior Sabam Sirait bertekad terus berjuang dengan sekuat tenaga untuk terus menyatukan bangsa. Meski Sabam agak sedih dengan kondisi belakangan ini, namun ia tetap optimistis seluruh elemen bangsa akan kembali bersatu padu menggapai cita-cita pendiri bangsa.

"Untuk itu saya mengajak semua elemen bangsa bersatu menjaga Pancasila dan NKRI," kata Sabam dalam diskusi bertema 'Membendung Paham Radikalisme di Tengah Kehidupan Berbangsa Bermasyarakat yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945' di Matraman, Jakarta Pusat, Senin (15/5).

Dalam acara yang diselenggraakan Yayasan Komunikasi Indonesia ini hadir sebagai pembicara Direktur Indobarometer M Qodari, Ketua Umum GMKI Sahat Marthin Pilop Sinurat, Direktur Eksekutif Kajian Stratrgis Bangsa NU Abdul Ghopur dan Ketua Umum PP KAMMI, Kartika Nur Rokhman.


Pendiri PDI Perjuangan yang juga sesepuh Yayasan Komunikasi Indonesia ini kini sudah berusia 81 tahun tapi tetap masih mengikuti perkembangan politik terkini di Indonesia. Ia pun bersemangat untuk berjuang menyatukan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, M. Qodari mengungkapkan bahwa ada sebagian kecil masyarakat Indonesia setuju adanya aksi radikalisme dan terorisme. Hal tersebut dia ungkapkan berdasarkan temuan hasil survei yang telah dilakukan oleh Indobarometer.

"Ada sebagian kecil yang setuju dengan tindakan terorisme seperti yang dilakukan oleh Imam Samudera dan Amrozi. Namun angkanya sangat kecil," katanya.

Kendati demikian Qodari sangat optimis bahwa bangsa ini masih berdiri kokoh memegang teguh Pancasila dan Kebhinekaan. Pasalnya Indonesia masih ditopang oleh empat pilar yang sangat kuat yaitu NU, Muhammadiyah, TNI dan Polri.

"Saya optimis karena Indonesia masih memiliki empat pilar yang kokoh," tegasnya.​ [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya