Berita

Nusantara

PSKK UGM Gelar Seminar Ayo Bangun Yogyakarta

SELASA, 16 MEI 2017 | 06:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menanggapi beragam isu perubahan maupun persoalan yang sedang dihadapi DIY, Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan seminar setengah hari yang bertajuk "Ayo mBangun Jogja" pada Selasa (16/5).

Seminar ini dihadiri oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X yang menjadi pembicara utama (keynote speech). Dalam pidatonya, Sri Sultan HB X menyampaikan pemaparan tentang arah, gambaran, dan program-program pembangunan yang akan dilaksanakan guna mensikapi beragam perubahan di DIY.

Hadir pula Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X yang merinci isu-isu tersebut ke dalam pemaparan yang lebih teknis, yakni soal langkah-langkah kebijakan pemerintah. Narasumber lainnya yang hadir adalah Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., selaku Rektor UGM yang terpilih dan Drs. H.A. Hafid Asrom, M.M., seorang pengusaha yang juga anggota DPD RI.
 

 
"Melalui seminar ini, harapannya akan memunculkan rencana aksi (action plan) dari sinergitas antara perguruan tinggi, pemerintah, masyarakat, dan swasta untuk secara serius membangun Yogyakarta," kata Hadna.
 
Hadna menambahkan, idiom "Menara Gading" nampaknya masih melekat pada dunia kampus. Kemampuan perguruan-perguruan tinggi dalam menghasilkan pemikiran-pemikiran praktis guna mengatasi permasalahan di masyarakat pun masih lemah. Maka, secara internal, sinergi antara tujuan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi perlu terus diupayakan. Tri Darma Perguruan Tinggi harus dijalankan secara utuh.
 
Selain seminar, ada pula acara peresmian Videotron Population Clock oleh Sri Sultan HB X halaman depan Gedung Masri Singarimbun, PSKK UGM. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya