Berita

Foto: RMOL

Politik

Pena 98: JK Jangan Coba-coba Khianati Jokowi!

SELASA, 16 MEI 2017 | 01:18 WIB | LAPORAN:

Ada sejumlah pihak di lingkaran Istana yang mencoba untuk berkhianat terhadap Presiden Joko Widodo.

Para menteri kabinet, hingga Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla juga berpotensi mengkhianati Jokowi dan pemerintahannya yang saat ini terus bekerja membangun Indonesia.

"Kami sudah mencatat, kalau mereka mengkhianati Jokowi, kita akan mancatat namanya satu persatu. Siapapun itu,” tegas Sekretaris Jenderal Persatuan Nasional Aktivis 98 (PENA 98), Adian Napitupulu pidato penutupan acara refleksi Refleksi 19 Tahun Reformasi-PENA 98 Melawan Kebangkitan Orde Baru, Senin malam (15/5).


Dalam acara yang berlangsung di Graha Cipta II, Taman Ismail Marzuki tersebut, Adian mewanti-wanti JK dan para menteri kabinet itu agar tidak memanipulasi kekuasaan untuk yang membuat rakyat menderita.

"jika wapres JK juga mau coba-coba kita catat juga namanya, siapapun itu, ada orang atau kelompok yang pernah menjadi bagian dari Ordebaru ingin kembali berkuasa terhadap republik ini, saya sarankan mereka untuk beristirahat dan menyerahkan kepada generasi yang lebih muda untuk memimpin republik ini,” seru Adian.

Di hadapan para aktivis, dia juga menekankan bahwa generasi muda harus diberikan kepercayaan untuk memperbaiki bangsa yang hancur di bawah rezim Orde Baru.

Disisi lain, aksi instalasi dan foto-foto yang dipamerkan dalam rangkaian acara yang berlangsung 6-15 Mei ini merupakan bukti kuat kekejaman yang dilakukan Orde Baru.

"Kasih kita kesempatan memperbaiki bangsa yang kalian hancurkan selama 32 tahun. Kalian sudah menghancurkan bangsa ini 32 tahun dan kami tidak mau berjudi menyerahkan bangsa ini kepada kalian,” jelas Adian yang Pendiri Forum Kota (Forkot) ini.

Anggota Komisi VII DPR RI ini menambahkan, pihak-pihak yang ingin mencoba mengkhianati rakyat sebaiknya mundur dari sekarang, sehingga rakyat tidak menjadi korban di kemudian hari.

"Berkuasa tidak salah di republik ini, yang menjadi persoalan adalah kalau berkuasa ia mengorbankan banyak orang, bahkan mengorbankan bangsanya sendiri. Saya tidak rela kalau itu terjadi,” demikian politisi PDI Perjuangan ini.

Sebagai informasi Presiden Joko Widodo dalam Pertemuan Nasional Aktivis 98 di Bali pada 2014 telah dikukuhkan sebagai anggota kehormatan PENA 98. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya