Berita

Setya Novanto-Fahd El Fouz/net

Hukum

Kadernya Tersangka Korupsi Alquran, Golkar Belum Percaya Dengan KPK

SELASA, 16 MEI 2017 | 01:05 WIB | LAPORAN:

Partai Golkar masih menganggap jika Ketua DPP Golkar Bidang Pemuda dan Olahraga Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq belum tentu melaukan korupsi pengadaan Al-Quran dan laboratorium di Kementerian Agama meskipun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkannya menjadi tersangka.

"Golkar belum akan mencopot Fahd dari kepengurusan partai. Kita kan menganut asas praduga tak bersalah. Sekarang baru tersangka, terdakwa saja belum. Kalau sudah ada keputusan hukum, baru kita mengambil langkah," ujar Ketua Harian Golkar Nurdin Halid usai rapat pleno di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (15/5) malam.

Menurut Nurdin, Golkar akan dengan tangan terbuka bila suatu saat dimintai bantuan hukum oleh Fahd. Namun Nurdin mengakui jika Fahd, hingga hari ini Fahd belum meminta bntuan hukum ke Golkar. Pasalnya kata dia, Fahd punya lembaga bantuan hukum sendiri dibawah organisasi sayap partai Golkar, Anak Muda Partai Golkar (AMPG).


"LBH AMPG itu yang sekarang membantu. Tapi kalau Fahd meminta kepada partai, tentu kita siapkan. Wajib hukumnya partai membela kadernya ketika mendapatkan masalah. Jangan cuma kader dibutuhkan hanya karena tenaganya dibutuhkan," demikian Nurdin.

Untuk diketahui, Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengumumkan status tersangka Fahd dalam perkara korupsi Al-Quran. Fahd disebut menerima duit sekitar Rp 3,4 miliar diduga imbalan dalam pemulusan proyek pengadaan tersebut. Fahd dikenai Pasal 12 huruf b subsider Pasal 5 Ayat 2 juncto Ayat 1 huruf b dan/atau Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 kesatu KUHP dan Pasal 65 KUHP.[san] 

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya