Berita

Hukum

Pentolan FPI Tidak Kenal Staf Rizieq Bernama Muchsin

SENIN, 15 MEI 2017 | 11:16 WIB | LAPORAN:

Salah satu pentolan FPI, Habib Novel Chaidir Bamukmin tidak mengenal Muchsin yang diketahui sebagai staf pribadi Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

"Kurang jelas juga (identitas) pastinya. Karena (staf pribadu) suka berganti-ganti juga," ujar Novel kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/5).

Team advokat GNPF-MUI itu juga tidak tahu jika Muchsin bakal dijemput paksa pihak Polda Metro Jaya (PMJ). Menurutnya, belum ada informasi dan koordinasi dengan pihak FPI terkait rencana penjemputan paksa tersebut.


"Saya belum tahu. Belum tanya kepada mereka (FPI). Saya belum komunikasi lagi karena saya juga sibuk dakwah di luar kota selama seminggu. Subuh ini baru pulang," paparnya.

Sebelumnya, Kabid Humas PMJ Komisaris Besar Argo Yuwono menegaskan akan menjemput paksa Muchsin terkait keterlibatannya dengan kasus Rizieq. Surat penjemputan paksa tersebut juga akan diterbitkan untuk Rizieq yang masih di luar negeri.

"Benar. (Surat penjemputan paksa) untuk Muchsin, stafnya pak Rizieq," ujar Argo.

Muchsin diketahui, sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik. Rinciannya, tangg 20 April dan 8 Mei 2017.

Muchsin diduga mendapat instruksi dari Rizieq untuk membuang ponsel miliknya. Pasalnya, ponsel dibutuhkan sebagai barang bukti kasus dugaan percakapan berkonten pornografi.

Termasuk video percakapan mesum yang diduga dilakukan oleh Rizieq dengan tersangka dugaan makar, Firza Husein.

Kasus tersebut dilaporkan Aliansi Mahasiswa Anti Pornografi ke PMJ dengan nomor LP/510/I/2017/PMJ/Dit Reskrimsus beberapa waktu lalu. Rizieq terancam jeratan pasal 4 ayat (1) juncto pasal 29 dan/atau pasal 32 UU 44/2008 tentang pornografi, serta pasal 27 ayat (1) juncto pasal 45 ayat (1) UU 11/2008 tentang ITE.

Saat ini polisi telah meningkatkan status kasus tersebut dari penyelidikan ke penyidikan. Sementara itu, baik Rizieq maupun Firza masih membantah tuduhan tersebut.[wid]




Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya