Berita

Yudi Latif/Net

Politik

MAKRIFAT PAGI

Buka Mata

SENIN, 15 MEI 2017 | 08:10 WIB | OLEH: YUDI LATIF

SAUDARAKU, kita berkelahi untuk suatu permainan tingkat tinggi yang tak kita pahami skenarionya.

Tiba-tiba agama menjadi pasal pertikaian, tanpa menyadari konteks persaingan global yang memboncengnya.

Persatuan nasional terkoyak demi perjuangan keadilan yang ujungnya kembali dimenangkan para pemodal.


Kita terbiasa pendek akal, rabun jauh. Hanya bisa bereaksi terhadap riak permukaan, tanpa mampu membaca dari mana sumber gelombang bermula.

Kita terbiasa mempertengkarkan hal-hal remeh temeh, tanpa menyadari kehilangan hal-hal besar saat kita bertikai.

Kita hanyalah pendekar-pendekar jago kandang, tak menguasai medan pertempuran dalam lanskap global.

Kita hanyalah pion-pion yang mempertengkarkan politik identitas di atas genderang peperangan antarkekuatan adidaya yang tak kita pahami siasat adu dombanya.

Wahai orang-orang berselimut, bangkitlah! Pandanglah dunia dengan ufuk horison yang jauh. Pahami pergeseran geo-politik dan pusat persaingan global hari ini. Perhatikan ayat-ayat sejarah, yang membuat bangsa-bangsa bangkit dan terpuruk.

Bersatulah sebagai pemain global yang disegani. Bukan pion-pion antek global yang saling bertikai menghancurkan bangsa sendiri. [***]

Penulis adalah cendekiawan, pemikir Islam dan kenegaraan

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya