Berita

Kp Akuarium/net

Hukum

Hari Ini, Warga Kampung Akuarium Bacakan Dosa Ahok Di PN Jakarta Pusat

SENIN, 15 MEI 2017 | 04:14 WIB | LAPORAN:

Setelah melalui serangkaian proses mediasi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan tidak adanya kesepakatan antara warga dan Pemprov DKI Jakarta, akhirnya proses persidangan gugatan penggusuran paksa warga Kampung Akuarium dilanjutkan dengan pembacaan gugatan.

Hal itu disampaikan advokat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Matthew Michele Lenggu kepada redaksi, Senin (15/5).

"Dalam pembacaan gugatan ini, warga Kp. Akuarium akan menguraikan seluruh perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta atas penggusuran paksa pada tanggal 11 April 2016 lalu,"kata Matthew.


Pemprov DKI Jakarta semasa pimpinan Basuki T Purnama (Ahok) itu menggusur paksa kurang lebih 390 keluarga pada saat itu. Atas dasar tersebut, LBH Jakarta mengundang publik untuk mengawal agenda pembacaan gugatan yang akan diselenggarakan pada hari ini, Senin (15/5) pukul 11.00 WIB di Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Lt. 3, Jl. Bungur Besar Raya No. 24, 26, 28, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Untuk diketahui, Warga yang tinggal di kawasan Kampung Akuarium, Jakarta Utara menderita beragam penyakit semenjak lahan di kawasan tersebut digusur oleh Pemprov DKI. Kebanyakan warga yang sakit tersebut adalah ibu-ibu dan anak kecil.

Calon gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan mengatakan, wilayah Kampung Akuarium, Jakarta Utara merupakan contoh masih adanya ketidakadilan di Jakarta. Anies pun janji akan merealisasikan pembangunan kampung deret di kawasan eks-penggusuran Kampung Akuarium.

"Kampung Akuarium ini contoh nyata kalau ingin menyaksikan ketidakadilan di Jakarta. Datang dan lihatlah kenyataan yang ada di sini, tidak ada hati yang tak teriris melihat kenyataan di tempat ini," ujar Anies seusai mengunjungi para warga Kampung  Selasa (11/4) lalu.

Menurut Anies, pembangunan kampung deret merupakan salah satu solusi untuk warga yang tidak memiliki rumah. Anies mengungkapkan, sebanyak 49 persen warga Jakarta tidak punya rumah sendiri.[san]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya