Berita

Politik

Sekjen PDIP Ingatkan Kader Jalin Hubungan Kuat Dengan TNI, Polri, NU, Dan Muhammadiyah

SABTU, 13 MEI 2017 | 21:14 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengharapkan seluruh kader PDI Perjuangan untuk membangun kekuatan menjaga bangsa bersama unsur negara lainnya. Seperti Nahdatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan komponen bangsa yang lain serta bangga dengan alat negara seperti TNI, dan Polri.

Hal itu ditegaskan Hasto di sela-sela acara pelatihan kader utama PDI Perjuangan yang dilaksanakan di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat, Sabtu (13/5).

"Seluruh kader PDIP harus aktif membangun tali silaturahim dengan elemen-elemen kekuatan bangsa. Seperti NU, Muhamamdiyah, serta organisasi keagamaan lain. Jangan lupa berdialog TNI dan Polri, sebab kita bangga dengan mereka" kata Hasto Kristiyanto.


Dia lalu mengingatkan, Bung Karno pernah mengingatkan bahwa Indonesia tak dibangun berdasarkan satu kekuatan saja. Namun ada berbagai elemen bangsa yang jadi kekuatan penjaga NKRI.

"Bung Karno pernah menyebut, Angkatan Perang Indonesia adalah yang terkuat di bagian bumi selatan. Sehingga kekuatan dan marabat TNI sebagai penbjaga kedaulatan negara betul-betul harus didukung," ulas Hasto.

Hasto berharap, TNI yang berjiwa dan berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara tersebut kita teladani patriotismenya. Karena itu pula, dia tegaskan PDIP berkomitmen mendorong TNI menjadi angkatan perang yang disegani, modern, dan profesional, serta penuh dengan jiwa kerakyatan.

"PDIP terus mendorong kebijakan untuk menyejahterakan prajurit dan mempersenjatai angkatan perang kita secara modern," kata Hasto.

"Sejarah telah membuktikan selama ini bagaimana mereka menjadi tentara pejuang. Mari bersama-sama untuk berjuang mempertahankan NKRI berdasar Pancasila."

"Demikian halnya terhadap Polri. Kita bangga dengan komitmen Polri menjadi alat penjaga keamanan dan ketentraman masyarakat dengan mengusahakan tertib hukum," kata Hasto.

Acara pelatihan kader utama itu diikuti dari 128 orang peserta, yang berasal dari 33 DPD PDIP se-Indonesia, utusan badan/sayap partai, serta rekomendasi DPP PDIP.

Selama pelatihan yang dibuka Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu, akan ada 17 materi utama. Pemateri berasal dari internal, jajaran menteri, dan fasilitator eksternal, hingga pimpinan KPK. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya