Berita

RMOL

Bisnis

Indonesia Gandeng Investor Tiongkok Di Ajang One Belt One Road

SABTU, 13 MEI 2017 | 16:50 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Perusahaan terkemuka Indonesia Best & Grow Investment melakukan pertemuan dengan para investor asal Tiongkok, menjelang pembukaan ajang One Belt One Road yang akan diselenggarakan pada 14-15 Mei di Beijing.

Pertemuan dengan tema 'Belt and Road Forum for Interntional Cooperation' itu mengenalkan berbagai potensi investasi di Indonesia. Satu diantaranya adalah pengembangan kawasan industri terpadu Golden Integrated Industrial Port Estate (GIIPE) di Kota Medan, Sumatera Utara.

Sebagai perwakilan pemerintah Indonesia, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto turut hadir dalam acara yang digelar di Jakarta, Sabtu (13/5).


Menko Luhut mengatakan bahwa Indonesia adalah negara dengan tujuan investasi yang paling menjanjikan. Sebagai gambaran, Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) menunjukkan data sepanjang kuartal IV-2016 pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) negara G20 turun tipis di rata-rata 0,7 persen. Sementara, Indonesia bisa mempertahankan pertumbuhan PDB di level 1,2 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2017 berada di angka 5,01 persen.

Menurut Luhut, investor tidak perlu takut dalam berinvestasi di Indonesia, karena berbagai peraturan yang menghambat sudah dihapuskan. Pemerintah Indonesia menyambut baik adanya kawasan GIIPE dan mendorong para investor untuk berinvestasi dalam proyek tersebut. Selama kerja sama saling menguntungkan, pemerintah akan memberikan dukungan penuh dan menjamin kenyamanan investasi kepada pada investor.

Senada, Menperin Airlangga mengatakan bahwa Indonesia melalui Kementerian Perindustrian sudah memberikan rekomendasi dan dukungan terhadap pengembangan kawasan GIIPE. Karena itu, Pemerintah Indonesia menyambut baik acara ini.

Komisaris Best & Grow Investmen Ishak Charlie memaparkan berbagai keunggulan berinvestasi di GIIPE. Kawasan GIIPE berlokasi di Percut Sei Tuan, Medan, Sumatera Utara. Letaknya sangat strategis, 16 KM dari pusat Kota Medan, 3.5 KM dari Bandara Internasional Kuala Namu, berjarak 9,5 kilometer dari Pelabuhan Belawan.

Sebelum mengembangkan GIIPE, Best & Grow Investment sudah terbukti kesuksesannya dalam berbagai proyek yang sudah dikerjakan di Sumut, terutama di Kota Medan. Diantaranya, JW Marriot Medan, Centre Point Medan, Housing/Town House. Hal ini menjadikan Best & Grow Investment sebagai mitra terpercaya dalam berbisnis.

GIIPE sendiri menempati lahan seluas 2.000 hektar dan masih akan melakukan ekspansi lahan seluas 1.000 hektar. Proyek GIIPE terbagi dalam Power Plant seluas 200 hektar, Seaport 200 hektar, Industrial Estate 1.000 hektar, Residential 200 hektar, Cruise Port, Golf & Palm Resort 100 hektar, Central Business District 300 hektar, dengan nilai total investasi USD 7.438.000.000.

GIIPE sebagai pusat pengembangan industri baru di Kota Medan akan mendorong aktivitas perekonomian di Sumatera Utara pada khususnya, dan di Indonesia pada umumnya. Adanya pelabuhan laut dalam kawasan ini akan meminimalkan biaya logistik yang biasanya terjadi karena jauhnya akses kawasan industri dari pelabuhan. Terintegrasinya kawasan industri dengan pelabuhan laut dan kawasan hunian serta kelengkapannya dalam satu paket, merupakan nilai keuntungan tersendiri bagi para investor yang ingin bergabung bersama Best & Grow Investment.

Dalam forum tersebut, salah satu investor China, Shenzen Qixin Construction Group Co. Ltd. melalui Deputy Chairman Ye Hong Xiao sudah menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di GIIPE. [wah]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya