Berita

Ridwan Kamil/net

Nusantara

Ridwan Kamil Dipepet Deddy Mizwar

SABTU, 13 MEI 2017 | 08:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) merekam tingkat elektabilitas beberapa tokoh yang disebut-sebut media massa bakal dicalonkan pada Pilkada Jawa Barat 2018. Mereka berasal dari kalangan kader maupun non kader partai politik.

Ketika responden ditanya soal siapa tokoh yang akan dipilih jika Pilkada Jabar dilakukan sekarang, jawaban mereka menghasilkan lima nama teratas.

Hal ini dijelaskan Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun, dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/5).


Ridwan Kamil masih menempati urutan pertama, dengan 24,4 persen. Disusul Deddy Mizwar 15,6 persen; Dede Yusuf 11,6 persen; Aa Gym 7,5 persen, dan Dedi Mulyadi 7,1 persen.

Menurut Rico, tingkat elektabilitas semua tokoh masih relatif datar sehingga pertarungan diperkirakan masih ketat.

"Apalagi undecided voters masih 20,7 persen, ditambah waktu sosialisasi yang masih panjang," kata Rico.

Satu hal yang menarik berdasarkan survei itu, ditemukan semacam fenomena Jakarta Effect dalam Pilkada Jabar, terkait isu penistaan agama yang dilakukan calon incumbent, Basuki Purnama alias Ahok.

"Ketika ditanya, apa perasaannya jika ada calon gubernur Jabar yang didukung partai-partai pendukung Ahok di Pilkada DKI? Ada 34,3 persen menjawab kurang suka, 33,4 persen biasa saja, 2,4 persen menjawab suka, dan tidak menjawab 29,9 persen," pungkasnya.

Begitu juga dengan isu politik dinasti. Ketika ditanya bagaimana pendapat responden jika seseorang yang telah selesai menjabat mendorong keluarganya untuk maju dalam Pilkada Jabar, ada 29 persen tidak setuju; 28,70 persen setuju; 31,50 persen netral; dan tidak menjawab sebesar 10,70 persen.

Survei ini digelar dalam rentang waktu 25 April-3 Mei 2017, dengan sampel 1.000 responden, dan margin error sebesar kurang lebih 3,0 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya