Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

KCJ Tembus Angka 1 Juta Penumpang Per Hari

RABU, 10 MEI 2017 | 10:13 WIB | LAPORAN:

PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) mencatat pencapaian baru dalam melayani masyarakat Jabodetabek pada Senin (8/5) lalu. Jumlah pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) yang dilayani pada hari tersebut mencapai 1.014.631 pengguna.

Angka ini tidak jauh berbeda dengan sebelumnya pada tanggal 5 Mei 2017 lalu, tercatat 1.014.696 pengguna yang sekaligus menjadi catatan tertinggi sepanjang sejarah beroperasinya KRL di Indonesia.

Rekor tersebut sejalan dengan tren sejak pemberlakuan jadwal baru KRL pada April 2017 dimana pengguna KRL terus bertambah jumlahnya, hingga rata-rata mencapai lebih dari 950 ribu pengguna tiap hari. Selama satu bulan terakhir tren penambahan volume penumpang terjadi merata di seluruh stasiun.


"Jumlah 1 juta pengguna ini adalah cerminan kepercayaan dan apresiasi masyarakat Jabodetabek pada PT KCJ yang senantiasa berupaya meningkatkan pelayanan dan kapasitas angkut KRL. Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jabodetabek dan para pemangku kepentingan atas dukungannya terhadap transportasi publik, khususnya KRL" papar Direktur Utama PT KCJ Muhammad Nurul Fadhila melalui siaran pers.

Untuk menambah kapasitas angkut, sejak awal 2016 KCJ mulai menjalankan program perpanjangan rangkaian dengan mengoperasikan KRL yang memiliki formasi 12 kereta (SF12) per rangkaian. Sejalan dengan itu rangkaian KRL dengan formasi 8 kereta (SF 8) terus dikurangi dengan merangkai ulang sejumlah KRL yang terdiri dari delapan kereta menjadi rangkaian dengan formasi 12 kereta dan 10 kereta.

Dari program perpanjangan KRL yang telah dilakukan  sejak akhir tahun 2015 hingga kini PT KCJ telah mengoperasikan 18 rangkaian armada krl yang terdiri dari 12 kereta (SF 12) dan 31 armada KRL yang terdiri dari 10 kereta (SF 10) per rangkaian. Inovasi di sisi sarana KRL juga dilengkapi dengan perbaikan metode perawatan dan program pengadaan suku cadang.

Sementara untuk fasilitas pelayanan PT KCJ bersama PT KAI juga terus menambah dan memperbaiki fasilitas umum yang ada di stasiun seperti pembangunan toilet, Musholla dan pos kesehatan.

Selain itu, dengan mengedepankan prinsip keselamatan, keamanan dan kenyamanan alur penumpang di stasiun  juga dibenahi melalui perpanjangan peron, perluasan hall stasiun, pembangunan jembatan penyebrangan di Stasiun Tanah Abang yang telah dioperasikan sejak awal april serta pembangunan underpass di enam stasiun yaitu Stasiun Tebet, Cilebut, Bojonggede, Citayam, Pondok Ranji dan Sudimara yang masih dalam proses penyelesaian pekerjaan.

Peningkatan fasilitas untuk transaksi tiket elektronik juga ditingkatkan melalui efektivitas penempatan gate dan penambahan gate di stasiun agar dapat memberikan kemudahan bagi pengguna.

Di tahun 2016 PT KCJ telah menambah 200 unit gate elektronik yang tersebar di sejumlah stasiun KRL Jabodetabek. Penambahan mesin transaksi tiket mandiri atau vending machine yang dikenal dengan C-VIM sebanyak 200 unit  juga akan dilakukan dalam satu hingga dua pekan mendatang.

Vending machine terbaru ini akan hadir dengan jenis vending khusus untuk Kartu Multi Trip (KMT), Tiket Harian Berjaminan (THB), dan mesin penyelaras tarif (fare adjustment).

Dari sisi teknologi informasi PT KCJ kini menghadirkan aplikasi KRL Access untuk memudahkan pengguna mengakses info posisi dan jadwal KRL real time melalui ponsel nya yang berbasis IOS dan Android. Selain itu Info visual dan audio melalui papan informasi elektronik, televisi, maupun giant screen juga telah dilengkapi untuk Stasiun dan KRL.

"Meski banyak yang telah dilakukan, dan mencatat rekor satu juta pengguna dalam satu hari, KCJ tidak akan berhenti meningkatkan pelayanan bagi pengguna. Kami masih terus berupaya untuk mencapai sasaran utama yaitu melayani 1,2 juta pengguna KRL pada tahun 2019 mendatang," jelas Fadhil.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya