Berita

Fadli Zon/Dok

Bisnis

Kesejahteraan Petani Dikalahkan Proyek Infrastruktur Jalan Tol Dan KA

SELASA, 09 MEI 2017 | 08:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Rumus mencapai kemakmuran petani adalah keberpihakan pemerintah pada petani dan sektor pertanian.

Kemakmuran rakyat Indonesia hanya bisa tercapai kalau ada kemakmuran petani karena jumlah tenaga kerja dan profesi terbesar adalah petani.

Demikian disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Fadli Zon, saat menjadi pembicara utama dalam Ceramah Temu Profesi di Aula Kejaksaan Tinggi Banda Aceh di hadapan lebih dari 1000 peserta (Senin, 8/5). Ceramah Temu Profesi ini merupakan rangkaian kegiatan Pekan Nasional Petani dan Nelayan (PENAS ) XV di Banda Aceh.


Menurut Fadli Zon, kemakmuran petani dapat diukur dari peningkatan income/pendapatan per kapita petani. Ini bisa dilihat dari Nilai Tukar Petani (NTP). Cara mencapainya antara lain, Pertama, insentif harga yang menguntungkan petani. Kedua, akses terhadap modal dan pembiayaan pertanian. Ketiga, peningkatan lahan pertanian melalui reforma agraria. Keempat, subsidi tepat sasaran. Kelima, peningkatan anggaran pertanian.

Fadli Zon yang juga wakil ketua DPR memaparkan bahwa kejayaan Indonesia di sektor pertanian dapat dilihat dari beberapa indikator terciptanya kedaulatan pangan; meningkatnya kontribusi sektor pertanian terhadap PDB yakni di atas 20 persen; terciptanya pembangunan ekonomi yang inklusif agar menghasilkan pembangunan merata kepada kelompok petani.

Fadli menekankan, tantangan pertanian Indonesia semakin berat ke depan karena Indonesia menjadi bagian dari MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Kompetisi semakin tinggi sehingga petani dan juga bidang pertanian harus disiapkan. Di antaranya adalah dari segi SDM, petani tradisional harus menjadi petani modern berbasis agribisnis, peningkatan penguasaan teknologi harus dimiliki oleh setiap petani, dan petani harus bisa bergerak di sektor on-farm dan off-farm.

Saat ini, jelasnya, usia rata-rata petani Indonesia sekitar 50 tahun. Semakin sedikit orang muda mau jadi petani karena identik dengan kemiskinan. Data dari sensus pertanian, pada 2013 jumlah petani sebesar 26,13 juta. Menurun jumlahnya dalam 10 tahun terakhir sebanyak 5 juta petani.

Kurangnya jumlah petani ini juga disebabkan kesejahteraan mereka yang tak diperhatikan. Data BPS 2013 mencatat hampir separuh dari total 28,7 juta penduduk miskin, 13 juta adalah petani. Harus ada keseriusan pemerintah khususnya soal kesejahteraan petani dengan angka-angka tersebut.

"Pemerintah harus segera menjadikan sektor pertanian kembali menjadi prioritas pembangunan. Jangan dipinggirkan atau dikalahkan oleh proyek infrastruktur seperti jalan tol dan kereta api. Bangunlah infrastruktur pertanian yang terintegrasi," demikian Fadli.[wid] 

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya