Berita

Budi Arie Setiadi/Net

Politik

Projo Dukung Ormas Anti Pancasila Dibubarkan

SELASA, 09 MEI 2017 | 06:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Langkah pemerintah membubarkan ormas yang bertentangan dengan Pancasila mendapat dukungan penuh dari Projo, organisasi pendukung Joko Widodo.

"Pancasila itu konsensus final warga bangsa. Siapapun yang menggugat, menolak bahkan ingin mengganti Pancasila sebagai pondasi dasar kehidupan ber bangsa dan bernegara di  Indonesia layak dibekukan dan di bubarkan. Kami mendukung penuh langkah yang ditempuh pemerintah," ujar Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi kepada wartawan.

Budi mengatakan, masih banyak tantangan dan pekerjaan rumah yang harus dituntaskan bangsa ini, terutama isu-isu menyangkut keadilan sosial.


"Masalah ini harus kita selesaikan bersama. Pembangunan yang sedang berlangsung harus tetap memegang teguh aspek keadilan sosial," jelas Budi.

Budi menegaskan, menggugat Pancasila sama saja dengan menggugat keberadaan negara Indonesia.

"Dinamika politik dan berbagai perbedaan pendapat dan politik masih dapat kita selesaikan dengan dialog dan musyawah. Persatuan nasional dan persaudaraan kita sebagai sesama anak bangsa adalah kemewahan republik ini," pungkas Budi.

Kemarin, seperti diketahui, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto mengumumkan pembubaran ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), karena aktivitasnya dianggap bertentangan dengan Pancasila.[wid]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya