Berita

Romahurmuziy/Net

Politik

PPP Tak Kirim Anggota Ke Panitia Angket KPK

SENIN, 08 MEI 2017 | 21:13 WIB | LAPORAN:

RMOL. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) konsisten menolak penggunaan hak angket untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua Umum PPP, Romahurmuziy menegaskan, pihaknya tidak akan mengirimkan anggota fraksi partai berlambang Ka'bah itu ke Panitia Angket KPK.

"Kami pastikan tidak akan kirim wakil dan lihat apakah parpol-parpol tetap menolak seperti yang banyak diberitakan media atau tidak. Kami ga ingin ketika kami ga ngirim tapi frksi lain tetap kirim malah angket untuk lemahkan KPK. Kami pastikan tidak mengirim utusan PPP di Pansus itu dalam rangka jaga agar KPK tetap lurus," tegasnya dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Senin (8/5).


Menurut dia, penolakan PPP terhadap penggunaan hak angket sesungguhnya sudah dilakukan semenjak putusan rapat pleno FPPP, Jumat (28/4) lalu.

"Sebelum paripurna, PPP sudah nyatakan penolakan dan sudah minta penanda tangan di pengusul untuk mencabut," ungkapnya.

Romi juga telah melayangkan surat protes kepada pimpinan DPR atas kepemimpinan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah yang dinilai mengambil keputusan tanpa menggunakan tradisi paripurna.

"Proses pengambilan keputusan dinilai cacat hukum karena tidak mengindahkan pandangan fraksi-fraksi. Saat dipimpin fahri tidak ditanyakan sikap masing-masing fraksi yang ada. (Hanya) mendengarkan pandanggan Komisi III yang usulkan hak angket DPR. Padahal itu harus disahkan di paripurna. Dan kalau disahkan di paripurna harus ditanyakan pendapat seluruh fraksi. Kami sayangkan pimpinan​ DPR tidak lakukan konfirmasi pada masing-masing fraksi termasuk PPP," tandasnya. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya