Berita

Politik

Sekjen PDIP: Hayati Pancasila Sebagai Kepribadian Bangsa!

SENIN, 08 MEI 2017 | 12:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Semua warga negara harus menghayati dan menjalankan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila, dengan nilai Ketuhanan, Kemanusiaan , Persatuan sebagai satu bangsa, musyawarah dan keadilan sosial, adalah kepribadian bangsa Indonesia.

Demikian disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam acara Rakorda PDI Perjuangan Maluku, di Ambon (Senin, 8/5). Turut hadir, Ketua DPP PDI Perjuangan Komarudin Watubun dan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu, Bambang DH.

"Ketika ada pihak-pihak tertentu ingin memaksakan kehendak dengan kebenarannya sendiri maka robeklah nilai kemanusiaan itu," tambah Hasto.


Hasto mengungkapkan, kader PDI Perjuangan bekerjasama dengan komponen bangsa lain yang telah berkeringat membangun republik seperti Muhammadiyah, NU, Polri dan TNI siap menjadi benteng Pancasila sbg pemersatu bangsa. Menanggapi berbagai gerakan radikalisme yang marak akhir-akhir ini, Hasto menegaskan bahwa radikalisme akan luntur oleh perjuangan kemanusiaan dan perjuangan menciptakan keadilan sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Hasto juga menegaskan, kader PDI Perjuangan yang Pancasilais bukanlah golongan kiri atau kanan. "Kita adalah patriot bangsa yang harus menyatu dalam seluruh nafas kehidupan rakyat Indonesia. Kita adalah Partai dengan ideologi Pancasila, bukan lainnya," tegasnya.

Untuk itulah, lanjut Hasto, sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri, PDI Perjuangan harus berjuang dengan sehebat-hebatnya mengatasi berbagai ketidakadilan yang terjadi. Sebab, ketidakadilan  menjadi lahan subur tumbuhnya radikalisme.

"Fanatisme yang diperjuangkan oleh PDI Perjuangan hanyalah fanatisme untuk berbuat baik, yakni membumikan nilai-nilai Pancasila tanpa kecuali," tandasnya.

PDI Perjuangan, tegas dia, berkeyakinan bahwa Pancasila yang digali dari buminya Indonesia oleh Bung Karno adalah antitesa terbaik terhadap radikalisme. Untuk itulah PDI Perjuangan harus berbenah diri, dan terus menerus meningkatkan kinerja untuk rakyat.

"Sebab senjata yang paling ampuh adalah persatuan dengan rakyat. Karena itulah, skala prioritas yang harus kita lakukan adalah mengatasi berbagai bentuk ketidakadilan, kebodohan dan kemiskinan," bebernya.

Dalam perjuangan ini pula, tambah Hasto, Presiden Jokowi sudah mengambil langkah-langkah tepat melalui program pembangunan yang diorientasikan pada pemerataan, yakni dnegan membangun dari pinggiran, dari daerah-daerah.

"Pancasila adalah jalan kehidupan kita sebagai bangsa Indonesia. Hukum harus berdiri kokoh dan aparat TNI dan Polri serta Kejaksaan Agung harus bertindak tegas melawan berbagai gerakan yang berniat mengganti dasar negara kita," tegasnya. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya