Berita

HTI/net

Politik

Hari Ini, Nasib HTI dan Ormas Anti Pancasila Ditentukan

SENIN, 08 MEI 2017 | 12:13 WIB | LAPORAN:

Belakangan, publik diramaikan dengan wacana pembubaran organisasi masyarakat (ormas) yang bertentangan dengan Pancasila di Indonesia. Salah satu ormas yang mengemuka adalah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Namun demikian, hari ini, pemerintah memastikan akan menentukan sikapnya terkait hal tersebut hari ini. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan hari ini pihaknya menggelar rapat bersama Kapolri Jendral Pol. Tito Karnavian dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo.

"kita tunggu saja. dalam waktu singkat, tidak usah diributkan, pasti ada keputusan," ujar Wiranto kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (8/5).


Keseriusan pemerintah kata dia sudah ditunjukan dengan pernyataan Presiden RI. Joko Widodo, bahwa ia tidak akan mentoleransi keberadaan ormas yang bertentangan dengan Pancasila. mantan panglima ABRI itu juga mengingatkan, bahwa di Indonesia ada sejumlah aturan, yang melarang upaya-upaya untuk menggulingkan Pancasila.

Atas dasar itu, inbuh Wiranto, jika ada pihak-pihak yang terbukti melacarkan aksi untuk menggulingkan Pancasila, maka pemerintah pasti akan menindak tegas.

"Maka tatkala dalam kegiatan nyata-nyata bertentangan dengan Pancasila, nyata-nyata tidak sesuai dengan Pancasila, maka ya harus kita bubarkan," tegas Wiranto.

Sebelumnya, mendagri Tjahjo Kumolo membeberkan bahwa salah satu ormas yang diduga anti Pancasila adalah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).[san]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya