Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Tuntut Kesejahteraan, Serikat Pekerja JICT Mogok Kerja 5 Hari

SENIN, 08 MEI 2017 | 11:26 WIB | LAPORAN:

Para pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) berencana mogok kerja pada 15-20 Mei nanti untuk menuntut peningkatan kesejahteraan.

Direktur Nasional Maritim Institute, Siswanto Rusdi menjabarkan, ada tiga tuntutan Serikat Pekerja JICT dalam aksi yang telah dilakukan beberapa waktu lalu dan akan datang, yakni permintaan kenaikan upah hingga dua kali lipat di Perjanjian Kerja Bersama 2016.

"Sudah luas diketahui upah untuk posisi terendah disana diganjar 25 juta di luar fasilitas non cash.  Kenaikan yang diminta dua kali lipat lebih, ini yang tak rasional mengingat semakin rendahnya produktifitas pekerja JICT," katanya melalui keterangan pers, Senin (8/5).


Selain itu, mereka juga menuntut dana Program Tabungan Investasi (PTI) agar segera diberikan. Mengingat sampai saat ini pihak JICT tidak bersedia mencairkannya dengan alasan Gross Crane Rate (GCR) tidak sesuai dengan framework, berita acara dan kesepakatan bersama antara PT JICT dengan Serikat Pekerja JICT di 2010.

Ketiga, serikat pekerja menuntut nilai bonus yang berkurang karena masuknya rental fee ke dalam penghitungan biaya sehingga nilai bonus pekerja berkurang dalam kontrak baru Pelindo II dengan HPI.

"Kontrak yang diprotes oleh SP JICT itu sah menurut pemerintah dan lembaga auditor negara jadi tidak ada alasan bagi JICT untuk melanggar perjanjian itu karena jika bonus masih sesuai PKB lama antara PT JICT dengan Serikat Pekerja JICT maka akan merugikan negara karena nilai yang diterima Pelindo II pasti berkurang," katanya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya