Berita

Menhan Jerman/BBC

Dunia

Jaring Material Nazi, Militer Jerman Inspeksi Semua Barak

MINGGU, 07 MEI 2017 | 19:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kementerian Pertahan Jerman melakukan inspeksi di setiap barak militer di Jerman, setelah memorabilia era Nazi ditemukan di dua barak militer negara tersebut.

Dalam sebuah keterangan, pihak kementerian mengatakan komando tersebut berasal dari inspektur jenderal Bundeswehr atau angkatan bersenjata Jerman.

Semua barak akan dicari materi yang terkait dengan Wehrmacht, tentara yang melayani Adolf Hitler.


Langkah ini menyusul skandal yang berkembang mengenai ekstremisme di dalam tentara Jerman.

Pada akhir April, seorang letnan tentara Jerman diamankan setelah diduga merencanakan untuk melakukan serangan senjata yang disamarkan sebagai pengungsi Suriah.

Jaksa di Frankfurt mengatakan bahwa tersangka berusia 28 tahun tersebut memiliki "latar belakang xenofobia".

Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen membatalkan rencana perjalanan ke AS dan melakukan perjalanan ke garnisunnya di Illkirch.

Petugas menemukan memorabilia Wehrmacht secara terbuka ditampilkan di sana di common room, meski ada larangan pada simbol Nazi.

Barak kedua, Fuerstenberg di Donaueschingen, barat daya Jerman, kemudian tersedot ke dalam skandal tersebut pada hari Sabtu setelah sebuah kabinet display ditemukan berisi helm era Nazi.

Dikabarkan Reuters bahwa gambar tentara Wehrmacht ditemukan di dinding, bersama dengan pistol Nazi, helm dan dekorasi militer lainnya.

Juru bicara kementerian mengatakan bahwa barang-barang yang ditemukan di Donaueschingen tidak termasuk benda-benda Nazi yang dapat dihukum berdasarkan hukum Jerman, seperti swastika.

Namun, Von der Leyen sebelumnya pernah menegaskan bahwa ia tidak akan mentolerir penghormatan Wehrmacht di tentara hari ini. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya