Berita

Politik

Ketum Golkar Mau Berjuang Sejahterakan Modin

SABTU, 06 MEI 2017 | 18:28 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ketua DPR RI Setya Novanto bersilaturahim dengan para modin/modinah se-Kota Surabaya, yang mempunyai tugas dan fungsi yang bersentuhan langsung dengan warga.

Di antara tugas modin adalah mengadakan pencatatan pengurus kematian serta segala sesuatu yang berhubungan dengan kematian, pendataan tentang nikah, talak, rujuk, dan cerai. Selain itu, memfasilitasi pembinaan kerukunan antarumat beragama, sosial budaya, dan keagamaan.

Dalam pertemuan, para modin/modinah menyampaikan keinginannya kepada Novanto agar posisi mereka dapat diberikan perlindungan, terutama dalam hal kesejahteraan. Saat ini, mereka mendapatkan honor bulanan sekitar Rp 285.000.


"Modin telah memberikan pengabdian yang tulus dan ikhlas kepada masyarakat. Mereka tak sekadar menjalankan tugas dan tanggungjawab dalam pekerjan, melainkan lebih dari itu, mereka juga mengharapkan ridho Allah SWT. Jangan sampai kesejahteraan mereka dilupakan. Karena itu, saya menaruh perhatian khusus terhadap masalah kesejahteraan para Modin ini." ujar Novanto (Sabtu, 6/5).

Melalui anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Jawa Timur I (Kota Surabaya dan Kota Sidoarjo), Bapak Adies Kadir, Novanto meminta beliau untuk segera berkoordinasi dengan DPRD dan Pemerintah Kota Surabaya agar segera dicarikan solusi bagaimana meningkatkan kesejahteraan para Modin/Modinah.

"Salah satu tugas DPR adalah menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Karena itu, dengan koordinasi yang baik dengan semua pihak, perlu segera dianggarkan melalui APBD agar para Modin bisa mendapatkan kenaikan honor sebesar seratus persen, menjadi sekitar Rp 500.000, dan kemudian dinaikan bertahap menjadi Rp 800.000, sehingga akhirnya bisa menjadi Rp 1.500.000. Untuk memastikan hal ini segera terlaksana, saya akan memantau langsung hal ini." kata Novanto.

Melalui silaturahim seperti ini, Novanto mengaku bisa langsung berkomunikasi dan mencarikan solusi atas berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat, termasuk yang dihadapi para Modin/Modinah di Kota Surabaya. [ysa]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya